KIBLAT.NET, Hebron – Militer Israel telah menangkap lebih dari 20 warga Palestina dalam usaha pencarian tiga remaja yang diduga diculik. Hal ini dikhawatirkan akan memicu tindakan kekerasan yang lebih luas.
Remaja-remaja itu Israel menghilang pada Kamis malam, setelah meninggalkan sekolah agama Yahudi tempat mereka belajar di Kfar Etzion, sebuah pemukiman ilegal antara Yerusalem dan Hebron. Sumber-sumber keamanan menduga mereka mencoba menumpang kendaraan untuk pulang ke rumah mereka di Israel tengah dan wilayah pendudukan di Tepi Barat.
Ratusan tentara telah dikerahkan, dan pada hari Sabtu sore (14/06) mereka melakukan pencarian dengan berjalan kaki di beberapa desa. Pesawat drone dan balon udara pengintai melayang-layang di atas Hebron.
Dua kelompok yang belum dikenal sebelumnya, yaitu ‘Negara Islam’ dan ‘Brigade Pembebasan Hebron’ telah mengeluarkan pemberitahuan yang menyatakan bertanggung jawab atas dugaan penculikan tersebut. Pernyataan tersebut juga tidak menunjukkan bukti yang menguatkan mereka.
Menteri pertahanan Israel pada hari Sabtu mengakui bahwa pihaknya tidak mengetahui apakah remaja-remaja itu masih hidup.
Kasus ini telah menyita perhatian yang ditujukan kepada Israel. Sangat berlawanan dibandingkan dengan tidak adanya simpati bagi ratusan tahanan Palestina yang melakukan mogok makan, untuk memprotes ‘penahanan administratif’ yang dilakukan Israel, yaitu penahanan yang tanpa batas waktu dan tanpa ada tuduhan.
“Saya tidak tahu apa yang terjadi di sini, tetapi mereka mengatakan semua orang Palestina bertanggung jawab,” kata Mahmoud al-Karki, warga Hebron utara. Disana tentara Israel dikerahkan untuk melakukan penyerangan dirumah-rumah dalam semalam.
Tentara Israel tidak memberikan keterangan lengkap perihal 20 lebih orang Palestina yang ditangkap. Juru bicara, Letnan kolonel Peter Lerner, mengatakan bahwa mereka ditahan “dalam upaya untuk menekan orang-orang yang terlibat dalam masalah ini.”
“Mereka akan kembali malam ini dan menagkap ratusan orang selama tiga anak ini belum ditemukan,” kata seorang apoteker bernama Marwan Qafishi.
Dalam konferensi pers pada Sabtu malam, Perdana Menteri israel, Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa dia menuntut Otoritas Palestina bertanggung Jawab atas hilangnya remaja-remaja tersebut.
Pada hari Sabtu juga, pesawat-pesawat tempur Israel melakukan dua serangan di selatan Jalur Gaza. Dilaporkan tidak ada yang terluka dalam kejadian tersebut.
Editor : Imam S.
Sumber : Al Jazeera
The post Cari Ramaja Hilang, Tentara Israel Tangkap 20 Lebih Warga Palestina appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "Cari Ramaja Hilang, Tentara Israel Tangkap 20 Lebih Warga Palestina"
Post a Comment