Dan Ketika Khilafah Datang

Benar apa yang dikatakan Dewan Syariah Daulah Islam Di Iraq Dan Syam, sesungguhnya hal dari Islam yang sangat ditakuti dan dikhawatirkan oleh orang-orang kafir Barat bukan sholat ataupun puasa, akan tetapi yang mereka takutkan dari Islam adalah penerapan syariat Islam secara kaffah (sempurna) karena mereka faham berul bahwasanya penerapan syariat Islam secara kaffah itu akan menumbangkan kekuasaan mereka sehingga menjadi kekuasaan hanya milik Allah semata.


Ketika Daulah Islam Di Iraq Dan Syam mendeklarasikan lahir dan tegaknya Daulah, maka Amerika dan sekutu-sekutunya menjadi lebih takut dari sebelumnya. Dan kini, setelah Daulah berkembang eksistensinya dan atas idzin Allah SWT., berhasil membebaskan (futuhat) kota-kota utama di Iraq, seperti Tikrit, Ramadi, dan Mosul, maka semakin gemetaranlah seluruh musuh-musuh Allah dan orang-orang yang ada penyakit di hatinya. Sekali lagi, yang paling mereka takutkan adalah berlakunya seluruh hukum-hukum Allah SWT., di muka bumi ini melalui tangan-tangan Mujahidin Daulah dan di bawah pengawasan dan kendali Amirul Mu’minin, Syekh Abu Bakar Al-Baghdady.


Komandan Sektor Utara Daulah, Syekh Umar Al-Syisani-hafizahullah-pernah menyatakan alasan utama yang membuat beliau bergabung dengan Daulah Islam, yakni beliau berkata : “Mereka-Insya Allah-memiliki proyek yang nyata dan paling berhasil dalam membangun Negara, Pun aku tidak berjihad agar aku memiliki kewenangan memerintah atau membesarkan nama diri sendiri ataupun brigade yang aku dirikan. Tapi aku bekerja untuk menerapkan syariat Allah di muka bumi, dan mengembalikan Khilafah Islam. Aku menyaksikan bahwa Daulah Islam memiliki proyek yang efektif untuk mendirikan Daulah Islam di atas manhaj Nubuwwah, yang mana itu konsisten dengan harapanku.”


Media Kafir Pun Takut


Syekh Abu Mundzir Asy-Syinqithi pernah mengatakan bahwa sesungguhnya serangan dahsyat yang dilancarkan oleh media zionis terhadap ISIS (Daulah Islam Di Iraq Dan Sham) dan yang mana ia (media) itu datang memanfaatkan perselisihan yang terjadi di antara Mujahidin dan mengarahkannya untuk kepentingan musuh-musuh Islam. Ia adalah bukti yang nyata yang menunjukkan kecemasan, kekhawatiran dan ketakutan mereka dari proyek Daulah Islamiyyah dan akan munculnya bahaya besar atas mereka bila proyekitu berjalan.”


Syekh Makmun Hatim berpendapat : “Tidaklah kami mendukung Daulah kecuali Daulah membela al-Haq dan aku berkeyakinan bahwa ia lebih dekat dengan penerapan syariat di muka bumi ini, baik ucapan atau pun perbuatan, bukan bertujuan untuk materi yang melimpah. Kami kuatkan dukungan kepada Daulah Islam karena ia telah mengembalikan dunia Islam kepada Tathbiq Syari’ah (penerapan Syari’at Islam), dari barisan tentaranya terdiri dari berbagai ras bangsa Arab, asing, putih, hitam, dan menghancurkan seluruh batasan Nasionalisme. Kami menguatkan dukungan kepada Daulah karena ia semenjak kelahirannya, Daulah tidak pernah berganti dan berubah sedikit pun, tidak bermudahanah (berkompromi dengan kebatilan) saat membawa panji al-Haq dan tidak condong kepada orang-orang dzolim. Mereka tidak tertipu dengan dunia dan harta benda mereka. Kami kuatkan dukungan kami pada Daulah Islam dan kami mendukungnya karena ia memenangkan kaum yang lemah, memukul tangan orang-orang yang dzolim, menyebarkan keamanan, sebagaimana yang tengah terjadi dan terus dirasakan. Kaum kuffar dan munafikin menjadi takut, begitu pula dengan seluruh golongan yang mengkhianati para muwahhidin.


Wallahu’alam bis showab!


M Fachry




Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dan Ketika Khilafah Datang"

Post a Comment