KIBLAT.NET, Graz – Pihak berwenang Austria mengumumkan menangkap seorang warga Muslim atas tuduhan menyebarkan pemahaman ‘radikal’ dan merekrut warga muslim lainnya berjihad di Suriah, sebagaimana dilaporkan kantor berita al-Jazeera, Kamis (05/06).
Juru bicara kantor kejaksaan di kota Graz (kota kedua terbesar di Austria) menyebutkan bahwa pria muslim itu ditangkap dua hari setelah insiden penyerangan sebuah gedung milik Asosiasi Islam at-Taqwa di kota tersebut.
“Ia dituduh menyebarkan ajaran militan di kalangan masyarakat dan merekrut mereka untuk bertempur di Suriah,” kata jubir tersebut. Ia menjelaskan bahwa empat orang dari yang berhasil direkrut tersebut telah terbunuh di Suriah.
Jubir yang tidak disebutkan namanya itu enggan merinci identitas pria tersebut. Akan tetapi, majalah Profile melansir bahwa pria itu merupakan seorang ulama asal Chechnya berumur 41 tahun. Majah itu menunjukkan bahwa orang-orang yang berhasil direkrut bertempur di Suriah di barisan Jabhah Nusrah.
Penangkapan ini dilakukan di saat negara-negara Eropa khawatir atas keberangkatan warganya ke Suriah untuk bertempur di sana. Sebagaimana diketahui, saat ini terdapat ratusan warga Eropa bertempur di Suriah di barisan oposisi. Mereka ditakutkan kembali ke negara masing-masing dengan membawa ideologi ‘baru’ dan melancarkan serangan di dalam negara.
Seminggu sebelumnya, pemerintah Inggris juga mengumumkan menangkap dua orang di bandara Heathrow. Kedua orang itu ditangkap karena terlibat dalam kegiatan ‘teroris’ di Suriah.
Editor: Hunef
Sumber: al-jazeera.net
The post Dituduh Merekrut Pejuang ke Suriah, Ulama di Austria Ditangkap appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "Dituduh Merekrut Pejuang ke Suriah, Ulama di Austria Ditangkap"
Post a Comment