Kisah Ibu Tua, Anak dan Menantunya

Dia berniat untuk mengasingkan ibunya. Maka lihatlah, apa yang terjadi nantinya…!!!


Dikisahkan ada seorang ibu tua yang tinggal bersama anaknya yang sudah menikah. Ibu itu sudah tinggal beberapa tahun dengan anaknya tersebut. Suatu hari, si istri membisikkan ke telinga suaminya, anak dari ibu itu untuk meninggalkan atau mengasingkan ibunya yang sudah tua. Suaminya memenuhi bisikan istrinya, lalu dia mempersiapkan sebuah rencana…


Akhirnya ia menggendong ibunya di punggung dan membawanya masuk ke hutan yang lebat pohonnya. Jalan masuk ke hutan itu sangat banyak sekali cabangnya dan membingungkan. Tatkala sampai ke tengah-tengah hutan, ia berniat meninggalkan ibunya di sana, dengan harapan agar ibunya meninggal di sana…


Setelah meninggalkan ibunya di tengah hutan, ia ingin pulang ke rumah. Akan tetapi, dia berhenti sejenak dan berfikir bertanya-tanya dalam hati,”ke mana ya arah jalan yang dilewatinya tadi?” Ia baru sadar bahwa dirinya telah tersesat dan kehilangan arah pulang.


Dari belakang, ibunya memanggilnya dan berkata dengan suara lembut dan penuh kasih sayang,”Jangan bingung wahai anakku, aku dari tadi sudah merasa bahwa jalan yang kita lewati banyak cabangnya, dan aku khawatir dirimu nantinya tersesat ketika pulang. Maka dari itu aku menggunakan kedua tanganku untuk memotong ranting-ranting dari pohon di kanan dan kiri, kemudian aku lemparkan di jalan kita lewat tadi. Dari situ aku berharap dirimu mendapat petunjuk ketika pulang dan sampai di rumah dengan selamat, bertemu anak-anak dan istrimu.”


Maka anaknya itu langsung merah mukanya, malu sekali kepada dirinya sendiri. Matanya terasa panas, sembab keluar air mata. Dia pun sadar atas kesalahannya. Kemudian, dia membawa ibunya pulang ke rumah. Setelah itu ia benar-benar memuliakannya dan menghormatinya.


Penerjemah: Rudy


Sumber: yupnop.blogspot.com


The post Kisah Ibu Tua, Anak dan Menantunya appeared first on Kiblat.net.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kisah Ibu Tua, Anak dan Menantunya"

Post a Comment