Mufti Lebanon: Ada Upaya Terorisasi Revolusi Irak

KIBLAT.NET, Beirut – Mufti Lebanon, Syaikh Muhammad Ali Jouzo, mengungkapkan bahwa ada upaya untuk men-terorisasi revolusi Irak yang digulirkan oleh para suku dan berbagai kekuatan multinasional lainnya. Hal itu terlihat dari generalisasi penyebutan semua kelompok pejuang di Irak sebagai anggota organisasi Daulah Islamiyah Irak dan Syam (ISIS). Hal ini dikuatkan dengan labelisasi perlawanan suni Irak dengan sebutan teroris dan pemberantasan terorisme di media.


“Apakah pemerintah berhak mempraktekkan aksi-aksi terorisme untuk melawan rakyatnya kemudian berdalih memerangi terorisme?” kata Jouzo sebagaimana dilansir aswatnews.com, Senin lalu (23/06).


Ia mengungkapkan bahwa Perdana Menteri Nuri Al-Maliki lebih sadis dan lebih kejam daripada aksi ‘terorisme’ yang dilakukan ISIS. Ia berusaha menutupi kejahatannya terhadap Ahlu Sunnah dan banyak kelompok lainnya dengan dalih memerangi ‘terorisme’.


Jouzi memandang, jika Al-Maliki diganti, rakyat akan semakin beringas dan keras. Aksi kekerasan akan terus terjadi di Irak dan tidak akan ada keamanan serta ketenteraman. Fanatisme mazhab akan semakin mengerucut dengan ketergantungan kepada negara Iran.


Jouzo menutup perkataannya, bahwa kediktatoran tidak akan bermanfaat bagi dunia Arab. Rakyat saat ini menginginkan demokrasi dan pemerintah harus memenuhi tuntutan rakyatnya. Meski Al-Maliki menuduh Saudi dan Qatar memeranginya, namun ia lupa bahwa kejahatannya terhadap rakyat Irak, terlebih terhadap warga Ahlu Sunnah, menelanjanginya di depan manusia.


Editor: Hunef

Sumber: aswatnews.com


The post Mufti Lebanon: Ada Upaya Terorisasi Revolusi Irak appeared first on Kiblat.net.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mufti Lebanon: Ada Upaya Terorisasi Revolusi Irak"

Post a Comment