KIBLAT.NET, Washington – Presiden Amerika Serikat Barack Obama baru-baru ini menegaskan bahwa AS tidak akan membiarkan kelompok-kelompok Jihadis berkuasa di Irak dan Suriah. Hal itu disampaikan dalam pernyataannya di Gedung Putih menanggapi situasi terakhir di negara sekutunya, Irak.
“Saya tidak mengesampingkan apapun karena kami berkepentingan memastikan Jihadis ini tidak berkuasa selamanya di Irak, ataupun Suriah,” tegas Presiden kulit hitam itu saat bertemu Perdana Menteri Australia, Tony Abbott, seperti dilansir BBC, Jum’at (13/06).
Obama mengatakan bahwa pemerintahannya tengah mengkaji ‘semua kemungkinan’, termasuk aksi militer untuk membantu Irak mengatasi pergerakan pejuang Sunni.
“Sejumlah hal perlu segera dilakukan secara militer,” kata Obama kepada wartawan.
Pernyataan ini disampaikan setelah pejuang Sunni berhasil merebut seluruh kota Mosul dan Tikrit. Saat ini, pejuang berusaha menembus ibu kota Baghdad yang merupakan pusat pemerintah negeri yang dipimpin Nuri Al-Maliki tersebut.
Sebelumnya, sejumlah pejabat AS mengungkapkan bahwa Nuri al-Miliki secara sembunyi-sembunyi meminta Barack Obama mempertimbangkan operasi udara untuk menargetkan basis-basis Sunni di dalam negaranya. Perdana Menteri Syiah itu menilai bahwa pejuang Sunni saat ini menjadi ancaman besar yang mengancam Irak.
Adapun bantuan udara yang diminta itu berupa pesawat tanpa awak maupun pesawat berawak.
Editor: Hunef
Sumber: BBC
The post Obama: Kepentingan Kami Memastikan Jihadis Tidak Berkuasa di Irak dan Suriah appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "Obama: Kepentingan Kami Memastikan Jihadis Tidak Berkuasa di Irak dan Suriah"
Post a Comment