M Fachry untuk Al-Mustaqbal Channel
BAGHDAD, IRAQ-Dalam perjalananannya membebaskan (futuhat) Baghdad dari cengkraman rezim kafir Syiah Iraq, Mujahidin ISIS berhasil menawan puluhan pekerja konstruksi asal India. Para pekerja ini ditawan oleh ISIS di wilayah Iraq utara, dan hingga kini belum dibebaskan. Namun sejumlah keluarga menuturkan, para penculik mengklaim akan membebaskan mereka jika pemerintah India menghubungi mereka. Akankah para tawanan ini menjadi sandera ISIS untuk menekan pemerintahan musyrik India?
Pada Rabu, 18 Juni kemarin, Kementerian Luar Negeri India mengumumkan bahwa 40 pekerja telah diculik di kota Mosul, Iraq utara yang telah dikuasai para militan Sunni (ISIS). Menurut kementerian, tak ada tuntutan uang tebusan dalam penculikan yang dilakukan para militant (Baca : Mujahidin) pada 11 Juni tersebut. Keberadaan ke-40 pekerja India itu juga belum diketahui.
Menurut Charanjit Singh, adik dari salah seorang pekerja yang diculik itu, seluruh pekerja dalam kondisi selamat. Hal ini diketahui Singh setelah kakak laki-lakinya itu meneleponnya pada Rabu (18/6) selama beberapa menit.
Dalam percakapan telepon itu, kakak Singh mengatakan bahwa penculik mengklaim akan membebaskan mereka jika pemerintah India menghubungi penculik.
“Dia bilang dirinya dan teman-teman kerjanya dari India semuanya aman,” tutur Singh pada surat kabar lokal, The Hindu seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (19/6/2014).
“Mereka bilang para militan akan membebaskan mereka jika seseorang yang bertanggung jawab dari militer atau pemerintah India datang untuk menjemput mereka,” tutur Singh.
Para militan Sunni dari kelompok Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL) atau ISIS telah berhasil menguasai sebagian besar wilayah Iraq utara menyusul serangan besar-besaran yang mereka lancarkan. Bahkan kini, para militant (Mujahidin) tersebut terus mendekati ibukota Baghdad. Allahu Akbar!
Sumber : Diolah dari Detik
0 Response to "Puluhan Pekerja India Di Iraq Jadi Tawanan ISIS, Allahu Akbar!"
Post a Comment