KIBLAT.NET, Tel Aviv – Pemerintah Israel baru-baru ini mengumumkan akan membangun sebanyak 1.500 unit rumah untuk warga Yahudi di Tepi Barat dan Yerussalem Timur, sebagaimana dilaporkan media Israel. Proyek ini digulirkan sebagai balasan atas pembentukan pemerintah baru Palestina.
Sejumlah media Israel, Kamis (05/06), menegaskan bahwa Menteri Pembangunan Israel, Uri Ariel, mengumumkan akan membangun seratus ribu pemukiman baru di Tepi Barat dan empat ratus di Yerussalem timur.
Rencana pembangunan ini dikeluarkan sebagai balasan atas pembentukan pemerintah baru Palestina. “Proyek ini kami gulirkan sebagai respon atas pembentukan pemerintahan ‘teroris’ baru di Palestina. Termasuk dari hak Israel dan kewajibannya adalah membangun bangunan di setiap jengkal wilayah negara,” kata Ariel dalam pernyataannya yang dinukil situs-situs elektronik Israel.
Menanggapi rencana ini, Palestina mendesak Washington untuk bergerak serius atas apa yang akan dilakukan Israel. Nimer Hammad, penasehat Presiden Palestina Mahmud Abbas mengatakan bahwa AS harus menanggapi serius setiap hal yang direncanakan sekutunya itu.
Hasan Ashrawi, anggota Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina, mengumumkan bahwa pihaknya akan mengadukan ini ke Dewan Keamanan PBB.
Setelah sukses diadakannya rekonsiliasi antara gerakan Hammas dan Fatah, Palestina melantik pemerintahan baru yang diisi dari dua gerakan yang sempat bertikai itu. Mereka sepakat mengatur roda pemerintahan bersama-sama.
Pemerintah Israel menentang keras atas pembentukan pemerintahan baru itu. Negara Zionis itu menilai bahwa pemerintahan baru ini merupakan pemerintahan ‘teroris’ karena melibatkan gerakan ‘Hamas’ yang masuk dalam daftar teroris AS.
Editor: Hunef
Sumber: France24.com
The post Respon Pemerintahan Baru Palestina, Israel Bangun 1.500 Pemukiman Yahudi appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "Respon Pemerintahan Baru Palestina, Israel Bangun 1.500 Pemukiman Yahudi"
Post a Comment