KIBLAT.NET, Kairo – Empat ledakan bom kecil menghantam Kairo selama jam sibuk di pagi hari pada hari Rabu (25/6), mengakibatkan 5 orang mengalami luka ringan, demikian sumber keamanan mengatakan. Mereka merupakan korban pertama serangan di ibukota sejak Abdel Fattah al-Sisi menjadi presiden pada bulan ini.
Ledakan menghantam stasiun metro Ghamra di pusat kota Kairo, distrik Shubra El-Kheyma, di Greater Cairo, bom juga terjadi di stasiun Quba di Kairo utara, kata sumber-sumber keamanan. Tiga orang terluka di Shubra dan satu orang di Ghamra, tapi luka-luka mereka tidak terlalu serius, kata sumber tersebut.
Satu orang cedera ketika sebuah bom yang menempel pada sebuah mobil meledak di dekat gedung pengadilan Kairo, alat peledak lainnya juga ditemukan di sebuah stasiun metro keempat di Kairo utara, kata sumber tersebut.
Sebagaimana diketahui, Pengadilan Mesir telah menjatuhkan hukuman mati massal kepada aktivis Islam dalam beberapa bulan terakhir dan menahan wartawan dari televisi Al Jazeera pada hari Senin. Pengadilan menuduh mereka membantu Ikhwanul Muslimin, tuduhan tersebut memicu kecaman internasional.
Dalam keterangannya, juru bicara stasiun Metro mengatakan tiga perangkat bom meledak, satu perangkat lainnya ditemukan di stasiun metro di Greater Cairo, mengakibatkan dua orang luka-luka ringan di Shubra.
Juru bicara itu juga mengatakan sistem metro masih beroperasi secara normal.
Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri mengatakan satu orang terluka ketika seseorang membawa bom rakitan ke stasiun Shubra. Kementerian itu dalam sebuah pernyataan di Facebook menambahkan insiden Ghamra disebabkan oleh ledakan di tempat sampah, tetapi tidak ada yang terluka.
Mesir menghadapi gelombang serangan, terutama serangan dari mujahidin berbasis di semenanjung Sinai terhadap pasukan keamanan, sejak militer menggulingkan Presiden Muhammad Mursi pada bulan Juli menyusul protes massa terhadap dirinya.
Mujahidin Sinai sebelumnya mengklaim beberapa serangan bom di Kairo. Namun terkait dengan serangan Rabu, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab.
Mantan panglima militer yang menggulingkan Mursi, dilantik sebagai presiden setelah memenangkan pemilu pada bulan lalu. Para pendukungnya menilai dia sebagai orang kuat yang bisa menyelamatkan Mesir dari kekacauan, setelah lebih dari tiga tahun Mesir menghadapi kekacauan politik dan ekonomi setelah revolusi 2011 yang menjatuhkan Husni Mubarak dari kekuasaan.
Editor: Qathrunnada
Sumber: Worldbulletin
The post Serangan Pertama Pasca Al-Sisi Terpilih Presiden, Empat Bom Hantam Kairo appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "Serangan Pertama Pasca Al-Sisi Terpilih Presiden, Empat Bom Hantam Kairo"
Post a Comment