KIBLAT.NET, Samara – Sedikitnya 23 pasukan Garda Revolusi Iran beberapa hari terakhir tewas dalam peledakan dan sejumlah pertempuran di kota Samara, Irak. Para tentara itu tewas ketika bertugas menjaga tempat-tempat suci Syiah di kota tersebut.
Dilansir dari media Al-Moslim, Senin (07/07), seorang sumber di kepala staf militer Irak mengatakan bahwa mayat-mayat itu telah berada di bawah pengurusan Kedutaan Besar Iran di Irak. “Mereka tewas dalam ledakan bom mobil di utara Samara akhir minggu lalu dan pertempuran di daerah Ridwaniyah di barat Baghdad,” kata sumber itu seraya menunjukkan, empat dari mereka adalah perwira militer.
Sumber itu menjelaskan bahwa mayat-mayat itu dipindahkan dengan pesawat melalui bandara Najaf, setelah sebelumnya disemayamkan di tempat suci Imam Ali di Kota Tua untuk didoakan oleh Dubes Iran, Hasan Danai Far dan para pejabat Irak lainnya.
“Mereka adalah tentara-tentara pasukan Garda Revolusi Irak yang ditugaskan menjaga daerah-daerah sensitif dan tempat suci Syiah di Samarra,” ujar sumber tersebut.
Sementara itu di Iran, sejumlah media mengungkap bahwa Teheren menggelar upacara pemakaman seorang Syiah Pakistan, Jawid Husain, yang tewas di kota yang sama di Irak. Pemakaman itu dilakukan di kota Qum, selatan Iran.
Dalam perkembangan lain, militer Nuri Al-Maliki mengerahkan berbagai macam alat berat untuk membangun benteng perlindungan di kota Diyala. Benteng itu untuk mencegah setiap serangan yang dilancarkan pejuang Irak.
Komando militer mengatakan, benteng itu akan dibangun setinggi dua meter sehingga memungkinkan mengurangi serangan ke kota.
Editor: Hunef
Sumber: http://ift.tt/1jj6O8Q
The post 23 Pasukan Garda Revolusi Iran Tewas di Samara, Irak appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "23 Pasukan Garda Revolusi Iran Tewas di Samara, Irak"
Post a Comment