Rifki untuk Al-Mustaqbal Channel
Selang beberapa hari setelah pengumuman Khilafah, Allah telah menunjukkan kekuasaannya. Bagaimana tidak, kota suci umat Syiah, Karbala. Dibombardir oleh rezim Al Maliki sendiri. Syiah telah terpecah belah! Allahu Akbar! Umat muslim hari ini dipersatukan dibawah naungan Khilafah, dan musuh-musuhnya dipecah belah oleh Allah.
Hal ini dikarenakan salah satu ulama syiah Sarkhi Hasani mengeluarkan fatwa ‘jihad’ melengserkan Nuri al Maliki. Ulama berpengaruh yang tinggal dan berbasis di Karbala ini langsung diserbu oleh tentara Irak setelah fatwa tersebut sampai ke telinga Nuri Al Maliki. Rumah Sarkho Hasani dijatuhi bom dari helikopter-helikopter tentara Irak.
Di darat, tampaknya dikuasai oleh gerilayawan Sarkhi Hasani, jalan-jalan diblokade. Namun tentara Maliki tanpa ragu membombardir “rakyat & pasukannya” sendiri dari udara.
Perlu diketahui, saat ini tentara rezim Irak sedang melemah, dan muncul kelompok besar sipil bersenjata Syiah yang didukung oleh Iran. Hal inilah yang membuat Nuri Al Maliki dianggap tidak memiliki kekuatan lagi. Gerilyawan syiah ingin mengambil kesempatan ini untuk merebut kekuasaan.
Dan ujung dari serangan ini bisa dengan mudah diprediksikan, layaknya capres negeri ini yang berebut suara tokoh umat muslim agar dianggap pro islam, hal yang sama mungkin akan dilakukan Nuri Al Maliki. Ia tentu tidak ingin dianggap oleh masyarakat luas bahwa ia tidak lagi didukung oleh Syiah, karena itulah Nuri Al Maliki akan meminta pernyataan ulama-ulama syiah untuk mendukungnya. Jika hal ini terjadi, maka syiah terpecah belah. Dan mudah bagi tentara Khilafah untuk menaklukkannya. Semoga!
Ya Allah, satukanlah para mujahidin dan pecah belahkanlah musuh mereka.
0 Response to "Allahu Akbar! Syiah Terpecah Belah, Kota Karbala Membara"
Post a Comment