Ibrahim ditangkap di Kairo Agustus lalu bersama dengan saudara-saudara perempuannya Somaia, 28 tahun, Omaima, 21 tahun, dan Fatima, 23 tahun. Mereka ikut ambil bagian dalam demonstrasi menentang tersingkirnya Presiden terpilih Mohammed Mursi. Protes itu berakhir dengan bentrokan antara pasukan keamanan dan demonstran sehingga memaksa mereka untuk mencari perlindungan di Masjid Al-Fateh dimana keempat bersaudara itu ditangkap.
Ibrahim Halawa, 18 tahun, telah ditahan di penjara untuk orang dewasa sejak penangkapannya dan hidup dalam kondisi yang mengerikan.
Read more »
0 Response to "Astaghfirullah, Remaja Irlandia Yang Dipenjara di Mesir Dipaksa Minum Air Toilet"
Post a Comment