KIBLAT.NET, Catalan – Keputusan Uni Eropa baru-baru ini yang membebaskan Perancis dari tuduhan melanggar hak asasi manusia karena melarang pemakaian cadar, mendorong wilayah Catalonia Spanyol untuk melakukan pelarangan pelarangan burqa.
Pemerintah catalan beralasan pelarangan burqa dilakukan demi “keamanan publik”. Pemerintah Catalan yang berencana menggelar referendum kemerdekaan pada akhir tahun ini, mengumumkan rencana untuk mengontrol pemakaian burqa dan pakaian yang menutupi wajah lainnya di ruang publik pada tahun 2013.
Kebijakan ini juga akan melarang pemakaian helm dan masker, demikian Ramon Espadaler, mantan Menteri Dalam Negeri untuk Catalonia mengatakan.
Pada hari Kamis (10/7), saluran TV Spanyol Cuatro melaporkan Espadaler mengatakan proses untuk melarang burqa akan dimulai setelah musim panas.
Gelombang pelarangan burqa telah menyapu Eropa, sejak pengadilan Strasbourg memutuskan mendukung Perancis terkait pelarangan cadar pada pekan lalu. Keputusan itu mendorong upaya-upaya serupa di Norwegia dan Austria.
Namun, pada Menteri Luar Negeri muda Austria berusia 28 tahun, Sebastian Kurz mengkritik upaya pelarangan burqa. Menurutnya, pelarangan itu hanya akan menciptakan perdebatan yang dibuat-buat.
“Dengan melarang burqa, kita tidak akan memecahkan masalah integrasi di Austria,” kata Kurz, menurut The Local, ia menyerukan agar lebih banyak melakukan pekerjaan pada proyek-proyek integrasi, bukan sebaliknya.
Editor: Qathrunnada
Sumber: Worldbulletin
The post Catalonia Spanyol Dorong Pelarangan Burqa appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "Catalonia Spanyol Dorong Pelarangan Burqa"
Post a Comment