KIBLAT.NET, Tikrit – Organisasi Daulah Islamiyah, Selasa (29/07), memutus jalur utama pasokan militer Irak ke kota Tikrit setelah berhasil menghancurkan sebuah jembatan yang menghubungkan kota kelahiran Saddam Husain itu dengan kota Samarra selatan.
Menurut keterangan seorang kolonel polisi Irak, serangan itu dilancarkan oleh pelaku ‘bom bunuh diri’. Dengan mengendarai truk sarat dengan bahan peledak, penyerang meledakkan dirinya di jembatan yang terletak di daerah Tsartsar di selatan kota Samarran, provinsi Shalahudin.
Sumber militer menyebutkan bahwa jembatan yang di ujungnya terdapat pos pemeriksaan itu runtuh. Aktivis menjelaskan bahwa dua truk tangki yang penuh dengan bahan peledakkan digunakan dalam peledakan jembatan yang menghubungkan antara Samaraa dan Tikrit itu.
Akibatnya, jembatan yang menjadi jalur utama militer dan milisi-milisi bersenjata pro pemerintah itu putus. Perlu diketahui, militer pemerintah yang didukung milisi bayaran selama beberapa minggu terakhir berusaha merebut kembali kota Tikrit.
Kantor berita Al-Jazeera melaporkan, saat ini militer Irak melalui jalan kecil untuk memasok logistik bagi pasukan mereka yang berada di Tikrit. Akan tetapi, jalan itu hanya dilalui kendaraan-kendaraan kecil.
Perlu diketahui, pejuang Daulah Islam mengontrol kota Tikrit sehari setelah sukses menduduki kota Mosul, kota terbesar kedua di Irak, pada 10 Juni lalu.
Di saat bersamaan, aktivis berbicara bahwa pertempuran meletus antara militer Irak dan pejuang Daulah Islamiyah di daerah Uwanat di selatan Tikrit. Mereka mengatakan, militer pemerintah menggempur lingkungan-lingkungan di kota tersebut. Akibatnya, sejumlah tewas.
Editor: Hunef
Sumber: Al-Jazeera
The post Daulah Islamiyah Putus Jalur Utama Pasokan Logistik Militer Irak di Tikrit appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "Daulah Islamiyah Putus Jalur Utama Pasokan Logistik Militer Irak di Tikrit"
Post a Comment