KIBLAT.NET, Mandalay – Komplotan pengikut Budha kembali menyerbu warga minoritas Muslim di Myanmar. Sejumlah warga muslim dilaporkan luka-luka dan sejumlah masjid serta rumah hancur akibat serangan pada Selasa lalu itu (01/07).
Dilansir dari Al-Mokhtsar.com, Rabu (02/07), insiden itu terjadi di kota Mandalay yang merupakan kota terbesar kedua di Myanmar. Menurut media setempat, gerombolan orang-orang bersenjata yang merupakan pengikut Budha menyerbu bangunan-bangunan milik warga Muslim.
Media menjelaskan, aksi itu terjadi setelah seorang biksu Budha menyebarkan rumor bahwa warga Muslim telah memperkosa seorang wanita Budha. Tiga orang luka-luka sejumlah mobil dan toko milik warga Muslim dibakar selama penyerbuan itu. Seorang warga Muslim juga dilaporkan terbunuh, namun informasi itu belum bisa dikonfirmasi.
Buntut penyerangan itu, warga Muslim dan komplotan Budha kembali terlibat bentrok pada Rabu (02/07). Pasukan keamanan segera diterjunkan ke lokasi dan berhasil membubarkan massa.
Belakangan diketahui, rumor yang memicu aksi penyerangan itu disebarkan oleh seorang biksu bernama Ashin Wirathu. Ia menulis di akun Facebooknya bahwa seorang warga Muslim telah memperkosa wanita Budha. Sementara itu, belum ada keterangan jelas dari pihak berwenang tentang kebenaran rumor tersebut.
Ini bukan penyerbuan pertama yang dilakukan ekstrimis Budha akibat rumor yang sama. Beberapa waktu lalu, rumor serupa juga disebarkan di tengah-tengah warga Budha sehingga memancing emosi mereka dan menyerbu warga minoritas Muslim.
Perlu diketahui, Ashin Wirathu merupakan biksu terkemuka di gerakan Budha 969 yang beberapa bulan terakhir melakukan pembantaian massal terhadap warga minoritas Muslim di Arakan. Akibat kebengisan gerakan itu, ratusan warga terbunuh dan ribuan lainnya mengungsi.
Editor: Hunef
SUmber: Al-Mokhtsar.com
The post Difitnah, Minoritas Muslim Myanmar Menjadi Korban Penyerangan appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "Difitnah, Minoritas Muslim Myanmar Menjadi Korban Penyerangan"
Post a Comment