KIBLAT.NET, Kairo – Imam Besar Al-Azhar Mesir mengecam serangan militer Israel terhadap Jalur Gaza, ia menyebut serangan Israel itu sebagai genosida terhadap rakyat Palestina yang tidak bersenjata.
Dalam pernyataan hari Sabtu (12/7), Syaikh Ahmad al-Thayib mengutuk kejahatan keji Israel di Jalur Gaza dan mendesak Liga Arab, Organisasi Kerjasama Islam (OKI) serta PBB untuk segera bertindak menghentikan agresi Israel.
Setidaknya 122 warga Palestina dilaporkan gugur dan 924 orang lainnya terluka, sejak Israel meluncurkan “Operasi Protective Edge” di Jalur Gaza, pada hari Senin.
Sejak saat itu, pesawat tempur Israel menggempur Jalur Gaza dengan ratusan serangan udara. Sementara, pasukan darat berkumpul di perbatasan Gaza menunggu kemungkinan dilancarkannya serangan darat.
Faksi perlawanan yang berbasis di Gaza, terus menembakkan roket berkadar rendah ke Israel untuk membalas serangan udara Israel yang sedang berlangsung.
Tidak ada korban jiwa dari pihak Israel yang dilaporkan sejauh ini, dengan sistem pertahanan anti-rudal Israel mencegat banyak roket Gaza, beberapa di antaranya telah mencapai Tel Aviv.
Dalam sebuah pernyataan, kepala Dewan Hak Asasi Manusia PBB Navi Pillay pada hari Jumat (11/7) mengatakan, Israel kemungkinan akan melanggar doktrin hak asasi manusia internasional dalam serangan militer mereka di Gaza, berdasarkan “laporan sangat yang mengganggu” bahwa banyak dari korban serangan berasal dari warga sipil, termasuk anak-anak, yang terbunuh oleh serangan udara saat berada di rumah mereka.
“Protective Edge” adalah operasi besar ketiga Israel di Jalur Gaza yang berpenduduk sekitar 1,8 juta warga itu dalam waktu enam tahun. Pada tahun 2008/09, sekitar 1.500 warga Palestina gugur selama tiga minggu serangan udara dan serangan darat Israel.
Editor: Qathrunnada
Sumber: Worldbulletin
The post Imam Besar Al-Azhar Kecam Serangan Israel ke Gaza appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "Imam Besar Al-Azhar Kecam Serangan Israel ke Gaza"
Post a Comment