Inggris dan Kanada Belum Mau Selidiki Kelompok Ikhwanul Muslimin


knatori Inggris dan Kanada Belum Mau Selidiki Kelompok Ikhwanul Muslimin

INGGRIS dan Kanada sejauh ini tidak menanggapi permintaan dari pemerintah Mesir untuk melakukan penyelidikan terhadap kelompok Ikhwanul Muslimin di wilayah mereka masing-masing, seorang pejabat senior di Departemen Kehakiman Mesir mengatakan pada hari Ahad kemarin (6/7/2014).


“Kanada dan Inggris, yang awalnya menyatakan minatnya untuk bergabung dengan pemerintah Mesir dalam menyelidiki keterlibatan Ikhwan dalam kasus-kasus terorisme di dalam maupun di luar Mesir, tidak menanggapi salah satu permintaan kami untuk melakukan kerja sama,” kata pejabat itu, berbicara secara anonim kepada Anadolu Agency.


Sinyal tidak ada respon bahwa Inggris dan Kanada menolak untuk bekerja sama dengan Mesir terkait penyelidikan, sesuai dengan kebiasaan internasional, ujarnya.


Sumber itu menyatakan bahwa ada ketidakpuasan dari sejumlah putusan pengadilan internasional yang mengecam hukuman mati massal kepada anggota Ikhwanul Muslimin atas tuduhan yang berkaitan dengan kekerasan dan memenjarakan beberapa wartawan asing yang bekerja untuk jaringan berita Al Jazeera milik Qatar atas tuduhan membantu kelompok Islam yang dilarang.


Pada akhir Maret lalu, Perdana Menteri Inggris David Cameron mengumumkan ia telah memerintahkan peninjauan ideologi dan kegiatan Ikhwanul Muslimin di Inggris dengan tujuan untuk memahami gerakan Ikhwan dan dampaknya terhadap keamanan nasional Inggris.


Seminggu kemudian, sebuah petisi publik ditandatangani oleh sejumlah warga Kanada telah disampaikan kepada parlemen menuntut Ikhwan dicap sebagai organisasi teroris, sebuah langkah yang sama diambil oleh pemerintah Mesir yang didukung militer Desember lalu.[fq/islampos/anadolu]




Kategori Ini berisi tentang Khabar Dunia Internasional


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Inggris dan Kanada Belum Mau Selidiki Kelompok Ikhwanul Muslimin"

Post a Comment