KIBLAT.NET, Gaza – Pemerintah Zionis Israel mengumumkan akan memanggil 40.000 tentara cadangan untuk persiapan melancarkan serangan darat ke Jalur Gaza. Hal itu setelah ketegangan meningkat antara para pejuang perlawanan dan militer Israel.
Dilaporkan kantor berita BBC, keputusan itu diambil dalam rapat kabinet, Selasa, 8 Juli, beberapa jam setelah Israel melancarkan serangan udara ke Jalur Gaza. Jet-jet tempur Israel mulai menggempur Gaza sejak Selasa pagi.
Militer Israel mengaku, sejauh ini belum ada rencana dalam waktu dekat untuk menerjunkan tentara cadangan, tetapi persetujuan pemanggilan ini merupakan rencana alternatif bila serangan ke Jalur Gaza perlu diperluas.
Pemerintah Israel mengatakan militer mungkin akan menerjunkan pasukan darat ke Gaza untuk menghentikan serangan roket terhadap Israel.
“Kami harus siap untuk mengambil opsi itu,” kata juru bicara militer Israel Letnan Kolonel Peter Lerner, seperti dilansir BBC.
“Kami harus siap untuk eskalasi. Dan sejatinya kami menyiapkan hal ini. Kami telah memanggil sebagian tentara cadangan dan kami mengambil langkah-langkah yang diperlukan di sekitar Jalur Gaza untuk opsi itu.”
Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan sedikitnya tujuh orang tewas dan 70 orang mengalami luka-luka dalam serangan udara Israel di Gaza. Sehingga, jumlah korban tewas akibat serangan udara Israel mencapai setidaknya 28 orang.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas memperingatkan Israel untuk tidak menyebabkan eskalasi.
Editor: Hunef
Sumber: BBC
The post Israel Akan Panggil 40 Ribu Tentara Cadangan appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "Israel Akan Panggil 40 Ribu Tentara Cadangan"
Post a Comment