KIBLAT.NET, Gaza – Setidaknya 7 orang dari satu keluarga, Kamis pagi (10/07), terbunuh setelah rumah mereka di kota Khon Younis, Jalur Gaza, dihantam roket jet tempur Israel. Dengan demikian, jumlah korban akibat agresi Israel ke Jalur Gaza sejak Selasa (08/07) menjadi 53 korban tewas dan 460 luka-luka.
Ini merupakan satu serangan Israel yang memakan jumlah korban terbesar dalam seminggu ini. Minggu sebelumnya, serangan udara Israel membunuh 7 pejuang Hamas.
Para saksi mata dan petugas medis mengatakan bahwa serangan udara Israel itu menargetkan sedikitnya dua rumah di daerah padat penduduk Katsifah di kota Khon Yunis. Serangan itu dilancarkan dini hari, ketika warga masih terlelap.
Di waktu bersamaan, Israel mengumumkan dua roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza menghantam di dekat pabrik nuklir Dimonia di Negev, Israel. Sebuah roket yang mengarah ke ibukota Tel Aviv juga dilaporkan berhasil dihalau dengan sistem pertahanan udara militer Israel.
Roket-roket lainnya jatuh di dekat Tel Aviv. Salah satu di antaranya menghantam pemukiman Yahudi Zahrun Ya’kub yang berjarak sekitar 115 km dari wilayah Gaza. Ini merupakan serangan roket terjauh yang ditembakkan pejuang sejak Israel memulai agresi Selasa lalu.
Sementara itu, kantor berita Al-Jazeera dalam sebuah laporannya menyebutkan setidaknya 300 lebih jet tempur Israel melancarkan serangan ke Jalur Gaza. Selain menargetkan lokasi-lokasi militer milik pejuang, serangan tersebut juga menghantam pemukiman penduduk.
Editor: Hunef
Sumber: Sky News Arabia
The post Jet Israel Bom Rumah di Gaza, Satu Keluarga Terbunuh appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "Jet Israel Bom Rumah di Gaza, Satu Keluarga Terbunuh"
Post a Comment