Tengku Shahindra untuk Al-Mustaqbal Channel
ABU KAMAL, SURIAH-Setelah melalui tiga hari pertempuran berat antara Daulah Islam (Islamic State atau IS) dengan kelompok oposisi Suriah, dan Rezim Suriah, akhirnya kota perbatasan Suriah, Abu Kamal dikuasai sepenuhnya oleh IS. Demikian berita yang dilansir dari Middle East Eye, 2 Juli 2014.
Seorang juru bicara dari kelompok oposisi menyebutkan bahwa IS menguasai sepenuhnya kendali kota tersebut, setelah pasukan IS mendapatkan bantuan dari wilayah Iraq yang sudah dikuasai IS. Dengan demikian kota perbatasan Suriah tersebut, berhasil dikuasai hanya 2 hari setelah deklarasi Khalifah oleh ISIS, atau menjadi IS (Islamic State).
Omar Abu Leyla, juru bicara kelompok oposisi dan perlawanan Suriah menyebutkan, IS “mendapatkan bantuan utama dari wilayah IS di Iraq pada minggu malam”. Pasukan oposisi menyebukan bahwa mereka sebenarnya telah lama berada di kota Abu Kamal, namun setelah IS mendapatkan bantuan persenjataan berat yang diperoleh dari wilayah Iraq, IS mampu menguasai wilayah pasukan oposisi di kota tersebut.
Pesawat tempur dari rezim Suriah telah melakukan empat serangan udara di Abu Kamal setelah IS merebut kota itu, demikian dikatakan Syria Observatorium for Human Rights (SOHR), kelompok monitoring berbasis di Inggris . Angkatan udara Rezim juga menargetkan Raqqa, ibu kota IS di wilayah Utara Suriah.
Rezim Pemerintah Suriah agak jarang menyerang posisi IS, sampai sekitar tiga minggu lalu ketika ISIS mempelopori serangan militer ke Negara tetangga Iraq, propinsi Ninewa dan kota Mosul.
Para analis memperkirakan bahwa konflik di wilayah Suriah dan Iraq, yang telah berlangsung lama dan berbulan-bulan ini, sudah mengarah ke konflik Regional yang akan menyeret Negara-negara besar lainnya, baik secara langsung atau tidak langsung.
Source : Middle East Eye Monitor. http://ift.tt/1kgjqbu
0 Response to "Kembali, Daulah Islam Membebaskan Kota Abu Kamal Di Perbatasan Kunci Suriah Dan Iraq"
Post a Comment