KIBLAT.NET, Baghdad – Seiring dengan pergolakan yang terjadi di berbagai kota di Irak, aksi pembunuhan terhadap warga Ahlu Sunnah di ibukota Baghdad meningkat. Para pembunuh mengeksekusi setiap korbannya hanya karena memiliki nama ‘Umar’.
Majalah Amerika Serikat, Times, menurunkan berita dari laporan wartawannya di Baghdad, Tom Coughlan, bahwa puluhan orang tewas hanya dalam beberapa hari akibat kejahatan mengerikan itu. Para pembunuh yang berkelompok tersebut diduga adalah milisi-milisi bersenjata Syiah yang aktif di ibukota.
“Diduga kuat pelakunya adalah milisi Syiah,” kata Coughlan dalam laporannya yang diduga dilansi islammemo.cc, Ahad (06/07).
Ia mengatakan, hanya berdasarkan nama, seseorang bisa dieksekusi mati di jalan-jalan ibukota Irak. Nama yang paling berbahaya adalah ‘Umar’.
Selama hari Rabu dan Kamis lalu, tambah Coughlan, sedikitnya 41 jasad tiba di kamar mayat pusat di Baghdad. Mereka adalah korban eksekusi mati di jalan-jalan Baghdad. Sebagian besar tewas dengan luka tembak di kepala.
Coughlan menjelaskan, dengan mengetahui nama-nama jasad tersebut bisa membantu mengidentifikasi kenapa mereka dibunuh. Mayoritas jasad itu bernama ‘Umar’.
Hal serupa juga terjadi di akhir bulan lalu. Sedikitnya delapan orang yang memiliki nama ‘Umar’ tewas dalam kondisi serupa.
Wartawan tersebut menambahkan bahwa aksi pembunuhan di Baghdad saat ini meningkat 20% di banding bulan-bulan sebelumnya. Hal itu seiring pergolakan yang terjadi di kota-kota Irak antara Ahlu Sunnah dan pemerintah yang didukung milisi Syiah.
Editor: Hunef
Sumber: Islammemo.cc
The post Majalah Times: Hanya Bernama ‘Umar’, Puluhan Orang Dieksekusi di Baghdad appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "Majalah Times: Hanya Bernama ‘Umar’, Puluhan Orang Dieksekusi di Baghdad"
Post a Comment