Mesir Tuduh Hamas dan Turki Berusaha Gagalkan Gencatan Senjata


Dunia

Mesir Tuduh Hamas dan Turki Berusaha Gagalkan Gencatan Senjata


Sabtu 21 Ramadhan 1435 / 19 Juli 2014 10:00







MENTERI Luar Negeri Mesir menuduh Turki dan Hamas bersekongkol untuk merusak upaya Kairo mewujudkan gencatan senjata antara kelompok Palestina dan Israel di Gaza, lapor kantor berita Mesir MENA, menurut Reuters.


“Harusnya Hamas menerima inisiatif Mesir, setidaknya 40 jiwa Palestina akan diselamatkan,”ujar Sameh Shukri seperti dikutip MENA.


Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Syukri membuat tuduhan terhadap Turki dan Hamas dalam briefing dengan editor koran lokal, kantor berita negara MENA melaporkan.


Mesir melihat Hamas sebagai ancaman karena merupakan cabang dari Ikhwanul Muslimin yang juga didukung oleh perdana menteri Turki Recep Tayyip Erdogan.


Erdogan mengkritik Mesir dan Presiden Abdel Fattah As-Sisi, Jumat kemarin dengan menyebutnya sebagai lalim terkait posisi Mesir mengenai agresi Israel di Jalur Gaza.


Erdogan juga menuduh negara Afrika Utara tersebut berkomplot dengan Israel untuk mengecualikan Hamas dari kesepakatan damai di Gaza.


Sebelumnya Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Kamis lalu telah memerintahkan militer untuk memulai serangan darat di Gaza.


Mesir sendiri telah mengusulkan rencana gencatan senjata permanen pada hari Selasa dan diterima Israel. Tapi Hamas menolak gencatan tersebut.


Hamas ingin Israel dan Mesir mengangkat pembatasan perbatasan yang telah memperdalam kesulitan ekonomi 1,8 juta penduduk Gaza dan menyebabkan krisis uang tunai pemerintahan di Gaza yang belum mampu membayar karyawan selama berbulan-bulan, sebelum kesepakatan gencatan senjata dilakukan.[fq/islampos/reuters]




Redaktur: Al Furqon



















Kategori Ini berisi tentang Khabar Dunia Internasional



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mesir Tuduh Hamas dan Turki Berusaha Gagalkan Gencatan Senjata"

Post a Comment