Mullah Omar Ancam Perpanjangan Kehadiran Pasukan Asing di Afghanistan


Dunia

Mullah Omar Ancam Perpanjangan Kehadiran Pasukan Asing di Afghanistan


Sabtu 28 Ramadhan 1435 / 26 Juli 2014 08:37






PEMIMPIN Taliban Afghanistan memperingatkan terhadap kehadiran pasukan asing pimpinan Amerika di negara itu setelah 2014 dengan mengatakan bahwa langkah itu berarti akan ada pertempuran lebih lanjut.


“Kami percaya bahwa perang di Afghanistan akan berakhir ketika semua penyerbu asing keluar dari Afghanistan,” kata Mullah Muhammad Omar dalam pesan online nya pada hari Jumat kemarin (25/7/2014).


Ia juga memperingatkan presiden Afghanistan berikutnya untuk tidak menandatangani kesepakatan keamanan dengan Amerika Serikat dan mengatakan bahwa kehadiran terbatas tentara AS, dengan alasan apapun, akan berarti kelanjutan pendudukan dan perang di Afghanistan.


“Kami ingin memberitahu orang-orang yang berpikir untuk menandatangani perjanjian keamanan dengan penjajah agar mereka menghentikan tindakan yang hanya menambah perpanjangan invasi dan penyebab perang. Kehadiran penjajah di negara kita tidak dalam kepentingan siapa pun. Kelanjutan perang hanya akan memperburuk keamanan kawasan dan negara Afghanistan,” kata Mullah Omar.


Taliban telah meningkatkan serangan terhadap pemerintah, pasukan asing yang ada di Afghanistan. Kelompok ini telah bersumpah untuk meningkatkan serangan terhadap pasukan Afghanistan dan pasukan asing yang dipimpin AS, pangkalan mereka, misi diplomatik dan konvoi kendaraan sebelum penarikan pasukan asing pimpinan AS pada akhir tahun ini.


AS dan sekutunya menginvasi Afghanistan pada tahun 2001 sebagai bagian dari apa yang disebut perang Washington melawan teror. Serangan itu berhasil menghapus Taliban dari kekuasaan, tapi ketidakamanan terus terjadi di negeri ini meskipun kehadiran ribuan pasukan asing pimpinan AS.[fq/islampos/prtv]



Redaktur: Al Furqon



















Kategori Ini berisi tentang Khabar Dunia Internasional



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mullah Omar Ancam Perpanjangan Kehadiran Pasukan Asing di Afghanistan"

Post a Comment