KIBLAT.NET, Manama – Kelompok oposisi utama Bahrain dari kalangan Syiah mengajukan gugatan hukum terhadap keputusan pemerintah untuk menangguhkan legalisasi kegiatan mereka, demikian oposisi mengatakan pada hari Selasa (22/7).
Departemen Kehakiman Bahrain meminta pengadilan pada hari Minggu untuk menangguhkan kegiatan Al-Wefaq Nasional Islamic Society selama tiga bulan hingga kelompok itu “memperbaiki status hukumnya”, demikian kantor berita BNA melaporkan.
Ketegangan sektarian terus berlangsung di Bahrain, rumah bagi Armada Kelima AS, tiga tahun setelah pemberontakan rakyat yang dilakukan oleh mayoritas Syiah telah gagalkan oleh kepemimpinan yang didominasi Sunni.
Penundaan aktifitas kelompok oposisi utama mengancam polarisasi lebih dalam di negara itu, yang menggelar pemilu akhir tahun ini. Terkait pemilu, oposisi telah mengancam akan memboikot.
Dalam sebuah surat kepada kementerian kehakiman, Wefaq mengatakan struktur organisasi mereka telah sesuai dengan hukum di kerajaan itu.
“Wefaq juga menyebutkan bahwa mereka belum menerima pemberitahuan resmi tentang persoalan ini, di mana kementerian mengklaim bahwa empat majelis umum Wefaq telah melanggar hukum,” katanya dalam sebuah pernyataan.
Editor: Qathrunnada
Sumber: Worldbulletin
The post Oposisi Syiah Bahrain Gugat Putusan Penangguhan Aktifitas Mereka appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "Oposisi Syiah Bahrain Gugat Putusan Penangguhan Aktifitas Mereka"
Post a Comment