Pakar Syiah: Hari Al-Quds Sedunia, Propaganda Syiah untuk Menarik Simpati Umat Islam

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengamat gerakan syiah, Ustadz Farid Ahmad Okbah menegaskan bahwa Al-Quds adalah milik umat Islam. Jika saat ini, posisinya di bawah kendali kaum Yahudi, maka sudah menjadi kewajiban umat Islam untuk memberikan perhatiannya kepada Al-Quds dan berusaha bersama yang lainnya membebaskan Al-Quds.


“(Membebaskan Al-Quds) itu merupakan kewajiban setiap muslim. Karena 3 tempat suci Mekkah-Madinah-AlQuds di Yerusalem itu milik umat Islam,” papar Wakil Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia, kepada Kiblat.net melalui sambungan telepon, Jum’at, (25/07).


Hanya saja, menurut Ustadz Farid, semangat umat Islam untuk membela Al-Quds ini dimanfaatkan oleh pihak syiah untuk menutupi hakikat (kebathilan, red) diri mereka. Sehingga seakan-akan syiah itu bagian dari umat Islam yang mempunyai tanggung jawab untuk membebaskan Al-Quds.


“Padahal selama ini, sepak terjang syiah sendiri adalah bagian dari kerja Abdullah bin Saba, seorang keturunan Yahudi yang berpura-pura masuk Islam dan justru ajaran-ajarannya berseberangan dengan ajaran Islam,” tambahnya.


Menurut beliau, hal ini yang perlu diingatkan kepada umat Islam bahwa acara Al-Quds yang ditetapkan oleh Khomeini pada Jum’at terakhir di bulan Ramadhan itu hanyalah propaganda syiah untuk menarik simpati umat Islam, supaya syiah diterima jadi bagian dari umat Islam.


“Tapi kenyataannya apa betul kemudian syiah itu membela Al-Quds? Kenyataannya jauh panggang dari api,” tegas pengasuh Pondok Pesantren Al-Islam ini.

Reporter: Bunyanun Marsus

Editor: Fajar Shadiq


The post Pakar Syiah: Hari Al-Quds Sedunia, Propaganda Syiah untuk Menarik Simpati Umat Islam appeared first on Kiblat.net.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pakar Syiah: Hari Al-Quds Sedunia, Propaganda Syiah untuk Menarik Simpati Umat Islam"

Post a Comment