Pembatasan Jamaah Palestina Masuki Al-Aqsa, Pemuda Palestina Bentrok dengan Polisi Israel

Lagi, Palestina Gaza di bombardir Israel Laknatullah ======================================



Palestina

Pembatasan Jamaah Palestina Masuki Al-Aqsa, Pemuda Palestina Bentrok dengan Polisi Israel


Senin 16 Ramadhan 1435 / 14 Juli 2014 10:00






PEMUDA Palestina dilaporkan terlibat bentrok dengan polisi Israel di Masjid Al-Aqsa di Yerussalem Timur. Bentrokan tersebut terjadi pada hari Ahad (12/07/2014) kemarin. Hal ini terjadi karena polisi Israel memberlakukan pembatasan akses jamaah Muslim ke situs suci, kata seorang pejabat Palestina.


“Polisi Israel menyerbu kompleks dan menembakkan granat kejut dan peluru karet pada para pemuda Palestina di dalam kompleks tersebut. Sehingga banyak dari mereka yang terluka,” kerja resmi untuk otoritas Wakaf Yordania-lari kepada Anadolu Agency, meminta anonimitas.


Juru bicara polisi Israel Micky Rosenfeld mengatakan bahwa dua petugas terluka ketika warga Palestina melemparkan batu ke polisi Israel. Mereka mendorong polisi untuk menutup kompleks kepada pengunjung.


“Satuan polisi untuk Temple Mount penangkapan 10 orang Arab yang mengamuk pagi ini melempari petugas dan menyebabkan cedera pada dua dari mereka,” Rosenfeld tweeted, menggunakan nama Yahudi di kompleks Masjid Al-Aqsa.


Muslim menganggap Al-Aqsa situs tersuci ketiga di dunia. Yahudi, untuk bagian mereka, merujuk ke daerah tersebut sebagai “Temple Mount,” yang mengklaim itu adalah situs dari dua kuil Yahudi yang terkemuka di zaman kuno.


Kekerasan itu terjadi saat tentara Israel terus menggempur Jalur Gaza dalam serangan udara. Yang menewaskan sedikitnya 165 warga Palestina sejak Senin malam.


Serangan militer Israel, dijuluki “Operasi Pelindung Edge,” yang seolah-olah ditujukan untuk mengakhiri serangan roket dari Gaza. [rika/islampos/wordbulletin]




Redaktur: Rika Rahmawati



















Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pembatasan Jamaah Palestina Masuki Al-Aqsa, Pemuda Palestina Bentrok dengan Polisi Israel"

Post a Comment