KIBLAT.NET, Lodon – Sejumlah pengamat dirgantara Barat, Rabu (02/07), mengatakan bahwa pesawat Sukhoi yang diterima Irak beberapa hari lalu merupakan pesawat dari Iran, bukan Rusia. Hal itu berdasarkan analisis gambar, angka seri dan kamuflase yang menempel di pesawat-pesawat tersebut.
Mantan pilot pasukan udara Italia, Davin Cenciotti, mengatakan berdasarkan analisis foto dan video yang dipublikasikan oleh militer Irak tentang penggunaan pesawat Sukhoi dalam pertempuran di Irak, menegaskan bahwa itu merupakan pesawat milik Pasukan Garda Revolusi Iran.
Hal yang senada juga disampaikan pengamat di Institut Internasional Kajian Strategis (IISS) di London. Institut itu bahkan mengatakan bahwa pengiriman berikutnya pada tanggal 1 Juli berasal dari Iran.
Joseph Dempsey, seorang pengamat untuk Military Balance terbitan IISS meneliti video pesawat yang dikeluarkan pemerintah Irak.
Dia mengatakan bahwa sebagian dari pesawat -jet “Frogfoot” Sukhoi Su-25- yang beroperasi di Irak memang berasal dari Iran.
“Berdasarkan analisis gambar,” katanya, “Ini adalah kesimpulan yang paling masuk akal. Tanda-tanda, angka seri dan kamuflase semuanya sesuai dengan apa yang diketahui sebagai bagian dari armada Iran,” terangnya.
Sebagaimana diberitakan, pemerintah Irak mengaku menerima lima jet tempur Sukhoi dari Rusia pada Senin lalu (30/06). Jet-jet itu dikirim untuk mendukung pemrintah Irak memerangi pejuang Ahlu Sunnah.
Fakta terbaru ini menegaskan bahwa Amerika Serikat – yang juga mengirim pesawat ke Irak – bekerja sama dengan Iran dalam konflik Irak.
AS menempatkan pesawat tak berawak dan helikopter ke Irak di samping secara aktif mengumpulkan intelijen tentang pergerakan Negara Islam di Irak dan Syam (ISIS).
Washington juga memasok angkatan udara Klik Irak dengan peluru kendali Hellfire.
Editor: Hunef
Sumber: BBC/Al-Arabiya
The post Pengamat: Sukhoi yang Diterima Irak Bukan dari Rusia, Tapi Iran appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "Pengamat: Sukhoi yang Diterima Irak Bukan dari Rusia, Tapi Iran"
Post a Comment