PERSATUAN ulama Muslim internasional menolak pengumuman berdirinya Khilafah Islamiyah oleh Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) yang mengontrol wilayah di Irak dan Suriah dan menyebut langkah itu sebagai tidak pantas.
Persatuan ulama Muslim Internasional dalam sebuah pernyataan hari Sabtu kemarin (5/7/2014) mengatakan bahwa deklarasi ISIS melanggar prinsip-prinsip Islam dan kondisi yang sebenarnya.
ISIS sebelumnya mengumumkan berdirinya Khilafah pada tanggal 29 Juni lalu dan menunjuk pemimpin mereka Abu-Bakr Al-Baghdadi sebagai khalifah dunia Islam.
Kelompok ini juga mengatakan telah berubah nama menjadi Negara Islam.
Namun para ulama Islam yang dipimpin oleh Syaikh Yusuf Qaradhwai mengatakan langkah ISIS tersebut tidak memberikan kontribusi ke Islam dan mereka telah salah mengasosiasikan istilah “khalifah” dengan kelompok mereka.
“Sebuah kelompok mendeklarasi tunggal khilafah tanpa konsensus yang luas merupakan tindakan yang tidak memadai dan bertentangan dengan hukum Islam,” tambah pernyataan persatuan ulama.
ISIS, sebuah kelompok pejuang Sunni melakukan pertempuran di Suriah dan juga telah memperluas wilayah mereka di Irak menyusul penangkapan atas Mosul, kota terbesar kedua di Irak pada tanggal 10 Juni lalu dengan bantuan suku-suku Sunni yang ada di wilayah tersebut.[fq/islampos/anadolu]
Kategori Ini berisi tentang Khabar Dunia Internasional
0 Response to "Persatuan Ulama Internasional Tolak Akui Khilafah Versi ISIS"
Post a Comment