KIBLAT.NET, Kurdistan – Puluhan pemuka suku Irak baru-baru ini menggelar kongres di kota Erbil, Kurdistan, Irak, untuk membentuk Dewan bersama yang akan mendukung Dewan Militer Revolusi Irak. Tugas utama Dewan ini untuk melengserkan rezim Nuri Al-Maliki dengan mendukung faksi-faksi bersenjata di Irak.
Setidaknya 40 pemimpin suku Irak menghadiri pertemuan yang digelar pada Senin (07/07) tersebut. Para peserta sepakat membentuk dewan baru untuk mendukung faksi-faksi pejuang Irak yang dinamakan ‘Dewan Revolusi Pemuka Suku Irak’.
Adapun tujuan utama dari pembentukan dewan ini adalah bertindak sebagai rujukan dan dukungan terhadap faksi-faksi pejuang. Dewan ini juga akan menjadi perwakilan kekuatan rakyat dalam tugas dialog dan negoisasi politik dengan koordinasi pasukan tempur di lapangan.
Pemuka suku yang hadir mewakili tujuh provinsi Irak, yaitu Baghdad, Ninawe, Kirkuk, Diyala, Anbar dan Shalahudin. Seperti diketahui, provinsi-provinsi itu hari ini menyaksikan pertempuran sengit antara pejuang dan pemerintah serta termasuk dari provinsi yang sebagian besar berada dalam kontrol pejuang.
Setelah upacara dan deklarasi, para pemimpin suku tersebut menggelar pertemuan tertutup untuk memilih Dewan Tinggi. Adapun yang terpilih adalah Raad Sulaiman sebagai ketua Dewan Revolusi Pemuka Suku Irak, Muhammad Affat sebagai wakil ketua, Humaid Sanbal sebagai sekjen dan Fayez Syawis juru bicara resmi.
Dalam jumpa pers, juru Dewan Pemuka Suku membacakan kesimpulan akhir dari pertemuan tersebut. Kesimpulan terpenting dari serangkaian pertemuan itu adalah, Dewan Pemuka Suku mendukung penuh dewan-dewan militer di Irak. Dewan Pemuka Suku juga membuka pintu bagi para pemimpin dan tokoh-tokoh suku Irak untuk bergabung.
Editor: Hunef
Sumber: Al-Jazeera
The post Puluhan Pemimpin Suku Irak Deklarasikan ‘Dewan Revolusi Pemuka Suku’ appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "Puluhan Pemimpin Suku Irak Deklarasikan ‘Dewan Revolusi Pemuka Suku’"
Post a Comment