Sempat Dibuka Sehari, Mesir Kembali Tutup Perlintasan Rafah

KIBLAT.NET, Rafah – Pemerintah Mesir kembali menutup jalur masuk Gaza di perbatasan Rafah pada Jumat (11/07). Sebelumnya mereka membuka perlintasan tersebut hanya satu hari, sehingga memungkinkan bagi warga Palestina yang terluka akibat serangan Israel untuk mendapatkan pengobatan.


“Kami menerima perintah dari pemerintah Mesir untuk menutup perbatasan Rafah setelah kami membukanya sebagian pada hari Kamis,” kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri Gaza, Iyad Al-Buzm.


Kementerian tersebut mengecam keras keputusan pemerintah Mesir itu, kerena pihaknya telah menyiapkan beberapa bus dan ambulan untuk membawa warga Palestina yang terluka ke perlintasan.


Hanya 11 orang Palestina yang dapat melintasi Rafah pada Kamis lalu saat Mesir membuka perlintasan tersebut, tambah Al-Buzm.


Lebih dari 600 warga Palestina terluka dalam serangan Israel di Gaza. Rumah sakit di wilayah yang terkepung ini kewalahan mengatasi jumlah korban yang terus meningkat.


Dalam serangan Israel terhadap Gaza di tahun 2012, Pesiden Mesir Muhammad Mursi mengecam serangan tersebut dan mengirimkan perdana menterinya ke Gaza sebagai dukungan terhadap warga Palestina.


Sejak militer melakukan kudeta terhadap Mursi pada tahun 2013, Kairo telah menghancurkan terowongan-terowongan penyelundupan yang menuju ke Jalur Gaza. Militer Mesir juga menuduh Hamas membantu Ikhwanul Muslimin dalam sejumlah serangan di Mesir.


Editor : Imam S.


Sumber : Ma’an News Agency


The post Sempat Dibuka Sehari, Mesir Kembali Tutup Perlintasan Rafah appeared first on Kiblat.net.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sempat Dibuka Sehari, Mesir Kembali Tutup Perlintasan Rafah"

Post a Comment