Taliban Kutuk Serangan di Pasar yang Menewaskan 89 Orang

KIBLAT.NET, Paktia – Imarah Islam Afghanistan (IIA) membantah terlibat dalam penyerangan pasar di kota Arkoun, wilayah Paktika, Afghanistan timur, pada Selasa (15/07). Sedikitnya 89 warga sipil terbunuh dan puluhan lainnya luka-luka ketika bom mobil meledak di pasar ramai tersebut.


“Kami katakan dengan tegas bahwa mujahidin Imarah Islamiyah tidak terkait dan terlibat sedikitpun dalam ledakan tesebut,” kata juru bicara IIA, Dzabihullah Mujahid dalam pernyataannya yang dimuat di situs resmi shahamat-arabic.com, Selasa.


Ia menegaskan bahwa mujahidin tidak mungkin melakukan kejahatan seperti ini. Bagitu juga, aksi semacan ini tidak mengandung manfaat sedikitpun bagi mujahidin.


“Sebaliknya, tugas mujahidin adalah mencagah ketenteraman dan keamanan warga sipil. Dan itu juga tanggung jawab Imarah Islam,” tegasnya.


Dzabihullah melanjutkan bahwa pihaknya mengutuk keras tindakan ini. Ia juga mengungkapkan kesedihannya dan turut berduka atas jatuhnya puluhan korban sipil.


“Kami berjanji akan menyelidiki kasus ini jika itu memungkinkan,” ujarnya.


Di akhir pernyataan, Dzabihullah memperingatkan umat Islam akan upaya musuh untuk menjatuhkan reputasi mujahidin. Mereka menggunakan berbagai intrik untuk tujuan ini, kemudian menuduh mujahidin di balik semua aksi kekerasan.


“Oleh karena itu, kami jelaskan kepada warga dan media bahwa ini bukan perbuatan mujahidin Imara Islamiyah, para petinggi kami selamanya tidak akan mengijinkan melakukan perbuatan semacam ini,” tegasnya menutup perkataan.


Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sebuah bom mobil meledak di pasar yang saat itu ramai dengan penduduk. Sedikitnya 89 warga sipil tewas dan puluhan lainnya luka-luka. Bangunan pasar dan toko juga hancur. Tanpa bukti, pemerintah menuduh Taliban di balik serangan itu.


Editor: Hunef

Sumber: shahamat-arabic.com


The post Taliban Kutuk Serangan di Pasar yang Menewaskan 89 Orang appeared first on Kiblat.net.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Taliban Kutuk Serangan di Pasar yang Menewaskan 89 Orang"

Post a Comment