Tiga Warga Palestina Ditembak Mati di Tepi Barat

KIBLAT.NET, Nablus – Tiga warga Palestina ditembak mati di Tepi Barat pada hari Jumat (25/7) dalam insiden terpisah yang melibatkan tentara Israel dan seorang seorang pemukim Yahudi, demikian petugas medis dan saksi mengatakan.


Para saksi mata mengatakan seorang pria ditembak mati oleh seorang pemukim Yahudi dekat kota Nablus, ketika seorang pemukim Yahudi menembaki jamaah Muslim.


Azmi Azzam, 20 tahun, meninggal akibat luka yang dideritanya ketika seorang pemukim Yahudi menembaki jamaah Palestina, saat mereka meninggalkan sebuah masjid di selatan Nablus pada Jumat sore, demikian juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina Taref Ashour mengatakan kepada Anadolu Agency.


Di Nablus, seorang Palestina berusia 22 tahun juga tewas ketika pasukan Israel menembaki demonstrasi pro-Gaza di dekat sebuah pos pemeriksaan militer, kata juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina Taref Ashour.


Warga Palestina lainnya juga tewas tak lama setelah selama bentrokan dengan militer. Seorang warga Palestina ketiga tewas di Beit Ummar dekat kota Hebron, kata petugas medis.


Militer Israel belum memberikan komentar mengenai kekerasan yang bertepatan dengan meningkatnya ketegangan dalam konflik 18 hari antara Israel dan mujahidin Palestina di dekat Jalur Gaza.


Bentrokan di Al Quds


Polisi Israel yang menyamar menembaki demonstran Palestina di Al-Quds (Yerusalem Timur) pada hari Jumat (25/7) setelah mencoba menangkap seorang pemuda Palestina.


Polisi Israel mengerahkan ribuan personil dan mendirikan perintang di jalan-jalan utama yang mengarah ke Kota Tua Yerusalem.


Kemudian bentrokan meletus setelah shalat Jumat di lingkungan dekat kota tua Wadi Joz.


Tiga polisi Israel yang menyamar sebagai demonstran Arab, berusaha menangkap seorang pria Palestina saat ia bentrok dengan tentara Israel.


Tiga agen polisi Israel pun akhirnya diserang oleh demonstran Palestina.


Ketiga pria menembak para demonstran Palestina dan melepaskan tembakan ke udara setelah penyamaran mereka diketahui. Tiga polisi lainnya yang menyamar bergabung dengan mereka. Bersama-sama, mereka berhasil menangkap demonstran Palestina.


Tidak ada korban yang dilaporkan dari huru-hara itu.


Israel Larang Shalat Jumat di Al-Aqsha


Ribuan pemuda Palestina turun ke jalan di luar Kota Tua Yerusalem untuk melakukan salat Jumat terakhir di bulan Ramadhan, setelah Israel melarang mereka memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa, seorang pejabat Palestina mengatakan.


“Saat ini, hanya 30.000 warga Palestina yang mampu melakukan sholat Jumat di dalam Al-Aqsha, berbeda dengan Jumat terkahir bulan Ramadhan tahun lalu yang mencapai 400.000 jamaah,” kata seorang pejabat di Otoritas Wakaf Al-Aqsha yang meminta anonimitas saat berbicara kepada Anadolu Agency.


“Halaman masjid itu hampir kosong dari jamaah,” katanya.


Juru bicara polisi Israel Micky Rosenfeld sebelumnya telah mengatakan di Twitter bahwa semua jamaah Muslim di bawah usia 50 tahun akan dilarang memasuki kompleks masjid Al-Aqsa.

Editor: Qathrunnada


Sumber: Anadolu Agency


The post Tiga Warga Palestina Ditembak Mati di Tepi Barat appeared first on Kiblat.net.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tiga Warga Palestina Ditembak Mati di Tepi Barat"

Post a Comment