Dunia
Bozkir: “Diamnya AS Terhadap Kekejaman Israel di Gaza itu Mengecewakan”
Rabu 9 Syawal 1435 / 6 Agustus 2014 14:00
VOLKAN Bozkir, Ketua Turki-AS Interparliamentary Persahabatan Kaukus Selasa (05/08/2014) kemarin berkata bahwa ketidakefektifan AS dan diamnya terhadap kekejaman Israel di Gaza itu “mengecewakan”. Hal ini diutarakan dalam suratnya kepada rekan-rekan Amerika sebagai respon terhadap surat mereka kepada PM Turki Recep Tayyip Erdogan pekan lalu.
Co-Chairs dari Kongres Kaukus Hubungan AS-Turki, Gerry E. Connolly, Ed Whitfield, Stephen Cohen dan Virginia Foxx mengirim surat kepada PM Turki yang menuduhnya “anti-Semitisme” dan mengkritik kebijakannya terhadap Israel.
Duta Bozkir menanggapi kongres Amerika atas instruksi Erdogan.
-Israel Melanggar hukum internasional
Bozkir mengatakan dalam suratnya bahwa Israel telah melanggar hukum internasional, hak asasi manusia dan resolusi PBB. Yang menewaskan lebih dari 1.860 warga sipil Palestina, termasuk perempuan dan anak-anak, dan melukai lebih dari 10.000 sejak 7 Juli.
- Malu dari dunia yang beradab
Dalam surat tersebut Bozkir mengatakan bahwa parlemen lsrael Ayelet Shaked membunuh anak-anak dan ibu Palestina. Hal ini sangatlah “memalukan” dan mengutuk Israel yang sukacita bernyanyi dan menari ketika Gaza tanpa henti dibom.
“Yang lebih memalukan, adalah kenyataan bahwa negara-negara yang menganggap dirinya sebagai pemimpin dunia bebas dan beradab sebagian besar tetap diam terhadap pembantaian tersebut dan tindakan tidak manusiawi, bahkan membela dan mendorong lsrael,” kata Bozkir.
- Erdogan bukan “Anti-Semit”
Dalam suratnya, Duta Besar Bozkir menolak tuduhan terhadap Erdogan sebagai “anti-Semit” dan menyatakan bahwa Erdogan secara terbuka menyatakan anti-Semitisme kepada kejahatan terhadap kemanusiaan.
Dia menyerukan Kongres untuk menekan Israel agar menghentikan pendudukan di Palestina. “Ini akan menjadi yang terbaik dan respon terkuat untuk anti-Semitisme,” katanya
- Turki selama dua solusi negara
Bozkir, menyentuh pada upaya Turki untuk memberikan kontribusi bagi perdamaian Timur Tengah, yang mengatakan bahwa Turki merupakan solusi bagi dua negara yang sedang terkena konflik yaitu Palestina dan Israel.
“Jika teman-teman lsrael ingin membantu, mereka harus menghormati hak hukum dan asasi manusia internasional, alih-alih mencoba untuk membungkam kritik dari kebijakan-kebijakan lsrael yang melemahkan peaceprocess dan membuat ejekan dari hukum internasional,” tambahnya. [rika/islampos/aa]
Redaktur: Rika Rahmawati
No related posts.
Kategori Ini berisi tentang Khabar Dunia Internasional
0 Response to "Bozkir: “Diamnya AS Terhadap Kekejaman Israel di Gaza itu Mengecewakan”"
Post a Comment