Underground Tauhid–Menghadapi serangan boikot produk-produk yang mendukung Israel, McDonald’s Malaysia beriklan satu halaman penuh di sebuah harian lokal kemarin. Hal ini dilakukan demi menepis klaim negatif terhadap restoran fastfood raksasa itu.
Selain itu, dalam iklan tersebut menggunakan alasan bahwa mayoritas pegawai McDonald’s Malaysia adalah muslim sehingga tidak seharusnya diboikot.
Di dalam iklan koran berbahasa melayu Sinar Harian itu, perusahaan waralaba itu melakukan pembelaan bahwa mereka tidak berkaitan dengan “kegiatan politik apapun, kekerasan atau penindasan”, termasuk tentang bantuan dana kepada Israel untuk menyerang Gaza.
Kalimat pembelaan dalam iklan tersebut berbunyi,“Korban yang sebenarnya dari tuduhan ini adalah teman-teman, para pekerja dan keluarga yang mana mereka adalah subyek dari diskriminasi dan waralaba kami memberi mereka pekerjaan agar mereka bisa hidup.”
Disisi lain, menurut Chicago Jewish Community Online, sebuah website milik Jewish United Fund di kota Chicago, McDonald’s Corporation adalah perusahaan waralaba global yang menjadi partner dari Jewish United Fund dan Jewish Federation pada tahun 2002. Keterangan tersebut sempat terdokumentasi oleh situs gerakan boikot di Inggris, inminds.co.uk sebelum akhirnya dihapus oleh pihak administrator Chicago Jewish Community Online sendiri.
Melalui komisi Israel, Jewish United Fund membantu mengelola militer Amerika, ekonomi dan dukungan diplomatis untuk Israel, lansir inminds.co.uk.*[Underground tauhid]
ucapan selamat yang disampaikan Chicago Jewish Community kepada McDonald’s yang didokumentasikan oleh situs inminds.co.uk
Rep: Aik
Red: Abu Hafizh
0 Response to "Diboikot, McDonald’s Malaysia Pasang Iklan Pembelaan"
Post a Comment