AntiLiberalNews - Imam Masjid al-Islam di Washington, Abdul Alim Musa, yang merupakan pengkritik keras atas kebijakan AS terkait masalah teroris Yahudi Zionis, mengatakan bahwa ia terus menerima ancaman atas nyawanya.
Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Press TV, ia mengatakan bahwa sekelompok orang bersenjata pada Jumat (22/8) menyerangnya di sebuah Masjid di Oakland, California.
Sang Imam mengatakan, serangan itu adalah tindak kejahatan yang didalangi oleh FBI dan CIA.
Tiba-tiba “beberapa orang datang, yang dipimpin oleh satu orang yang dulu bagian dari kami dan mereka memiliki senjata. Mereka mengeluarkan senjata dan mereka mencoba untuk masuk ke Masjid dan saya mengatakan kepada mereka tentu saja Anda tidak boleh datang,” kata Imam Musa tentang insiden itu.
“Kami berada di depan Masjid kami Jum’at lalu, untuk memberitahu orang-orang bahwa kita tidak akan melaksanakan Shalat Jum’at karena merupakan sumber fitnah sampai kita membersihkan kegiatan di sekitar Masjid,” katanya .
Akhirnya “polisi Oakland datang dengan setidaknya delapan sampai dua belas mobil, saat penyusup menendang pintu-pintu Masjid untuk mencoba masuk ke dalam,” Imam Musa melanjutkan.
“Tapi mereka (polisi, -red.) tidak menanyai kami apa yang telah terjadi dan tidak pula melindungi Masjid. Mereka (justru) melindungi para penyerang dan memastikan kemudahan bagi mereka untuk melarikan diri dan menyembunyikan senjata mereka,” tambahnya.
“Jadi kita melihat ini adalah tindakan yang terkoordinasi antara FBI, CIA, Departemen Kepolisian Oakland, dan tentu saja NSA,” Imam Musa menyimpulkan.
Sebelumnya pada Agustus, sang Imam berbicara dengan Press TV tentang ancaman terhadap hidupnya sebagai seorang pemimpin masyarakat Muslim Afrika-Amerika di negara teroris salibis Amerika.
Red : Wijat
0 Response to "FBI dan CIA Dalangi Serangan Terhadap Imam Masjid di Washington"
Post a Comment