Parenting
Kenali Gejala Sinusitis pada Anak
Selasa 29 Syawal 1435 / 26 Agustus 2014 21:00
SINUSITIS adalah kondisi dimana seseorang menderita peradangan atau infeksi pada salah satu atau lebih rongga sinus. Untuk sinusitis yang terjadi pada anak, sinusitis dapat terjadi pada rongga yang terletak antara dua mata, rongga kedua di tulang pipi. Kedua rongga sinus tersebut memang telah ada sejak lahir, semakin tumbuh besar anak maka semakin mulai terbentuk rongga sinus lainnya, yaitu rongga di dahi dan rongga di belakang tulang hidung. Sinus-sinus inipun dapat terinfeksi.
Sinusitis (infeksi sinus) terjadi jika membran mukosa saluran pernapasan atas (hidung, kerongkongan, sinus) mengalami pembengkakan. Pembengkakan tersebut menyumbat saluran sinus yang bermuara ke rongga hidung. Akibatnya cairan mukus tidak dapat keluar secara normal. Menumpuknya mukus di dalam sinus menjadi faktor yang mendorong terjadinya infeksi sinus.
Pada penderita sinusitis, biasanya bisa di temukan gejala-gejala seperti di bawah ini:
• Napas berbau
• Sakit kepala
• Hidung tersumbat
• Postnasal Drip
• Batuk, biasanya akan memburuk saat malam
• Rasa sakit atau adanya tekanan di daerah dahi, pipi, hidung dan di antara mata
• Berkurangnya daya pengecap
• Hidung terus meler dengan warna hijau pekat
• Demam
• Berkurangnya daya penciuman
• Gejala memburuk ketika malam hari
Apabila hal-hal tersebut terjadi apada anak Anda, lakukanlah pengobatan berikut.
1. Sinusitis karena virus
Untuk sinusitis yang disebabkan oleh karena virus tidak diperlukan pemberian antibiotika. Obat yang biasa diberikan untuk sinusitis virus adalah penghilang rasa nyeri seperti parasetamol dan dekongestan.
2. Sinusitis karena bakteri
Curiga telah terjadi sinusitis infeksi oleh bakteri apabila terdapat gejala nyeri pada wajah, ingus yang bernanah, dan gejala yang timbul lebih dari seminggu. Sinusitis infeksi bakteri umumnya diobati dengan menggunakan antibiotika. Pemilihan antibiotika berdasarkan jenis bakteri yang paling sering menyerang sinus karena untuk mendapatkan antibiotika yang benar-benar pas harus menunggu hasil dari biakan kuman yang memakan waktu lama.
Lima jenis bakteri yang paling sering menginfeksi sinus adalah ”Streptococcus pneumoniae”, ”Haemophilus influenzae”, ”Moraxella catarrhalis”, ”Staphylococcus aureus”, dan ”Streptococcus pyogenes”.
Antibiotika yang dipilih harus dapat membunuh kelima jenis kuman ini. Beberapa pilihan antiobiotika seperti amoxicillin, cefaclor, azithromycin, dan cotrimoxazole. Jika tidak terdapat perbaikan dalam lima hari maka perlu dipertimbangkan untuk memberikan amoxicillin plus asam klavulanat. Pemberian antibiotika dianjurkan minimal 10 sampai 14 hari.
Pemberian dekongestan dan mukolitik dapat membantu untuk melancarkan drainase cairan mukus. Pada kasus-kasus yang kronis, dapat dipertimbangkan melakukan drainase cairan mukus dengan cara pembedahan. [rika/islampos/Wikipedia/obatsinusitisanak/childrenallergyclinic]
Terkait:
- Anakmu Bunda, adalah Cerminanmu
- Lima Kalimat yang Tidak Seharusnya Diucapkan Kepada Anak
- Orang Tua, Lingkungan dan Karakter Anak
- Menumbuhkan Anak-anak Ilmiah
- Anak-Anak Bonsai; Mahal. Indah. Mengerikan.
Redaktur: Rika Rahmawati
0 Response to "Kenali Gejala Sinusitis pada Anak"
Post a Comment