JAKARTA, Muslimdaily.net – Ketua Umum MUI Prof. Din Syamsuddin mengajak agar MUI membuat orientasi yang bisa merangkul mereka yang tidak terhubung dengan ormas-ormas Islam sehingga MUI bisa menjadi tenda besar umat Islam.
“MUI yang berpretensi sebagai organisasi payung untuk bisa menaungi seluruh umat Islam yang berjumlah 88.2 persen (210 juta) dari penduduk Indonesia. Sementara yang dijangkau oleh umat Islam hanya sekitar 100 juta,” kata Ketua Umum MUI Prof. Dr. Din Syamsuddin saat Rapat Paripurna Rakernas MUI di Jakarta, Selasa (12/8) seperti dilansir di laman resmi mui.
Dia menambahkan, masih ada 100 juta lagi umat Islam yang tidak terurus, yang tidak berhubungan dengan Ormas-ormas Islam, mungkin mereka tidak sholat, mungkin tidak puasa atau mereka yang sering disebut abangan atau Islam KTP.
“Sering kita mendua, ketika kita bicara umat Islam yang besar kita masukkan, tetapi ketika kita bicara hal tertentu, mereka kita keluarkan, bagi kita mereka itu adalah umat kita,” katanya. Dia berharap, MUI perlu sebuah orientasi yang mengayomi mereka semua, dan MUI perlu dijadikan sebagai tenda besar, bagi yang bersetuju dengan kita maupun mereka yang tidak bersetuju dengan kita. Tetapi mereka adalah Muslim, maka pembinaan terhadap mereka mutlak perlu.
Sekarang, Din menuturkan, ada kebebasaan muncul aliran ini aliran itu, bahkan nabi baru, rasul baru, inilah Indonesia sebagai lahan subur bagi spiritualitas dan keyakinan. Oleh karena itu, perlu tegas kalau sudah menyanggut aqidah, tetapi juga setelah itu harus ada pendekatan yang merangkul. “Karena dakwah itu merangkul daripada memukul, dakwah itu mengajak, bukan mendepak.
Menurutnya, sebagian dari mereka sudah berada di pekarangan rumah Islam, maka akan lebih baik mereka ajak masuk ke dalam rumah dari pada ditendang ke luar rumah, harus ada kombinasi keduanya.
Sementara itu, Waketum MUI KH Ma’ruf Amin berharap agar sisa masa bakti MUI dapat dioptimalkan dalam memetakan berbagai masalah yang harus dihadapi melalui kelembagaan-kelembagaan MUI.
“Dari 19 kelembagaan ada yang berjalan baik dan masih belum, ada yang sama sekali belum, salah satu yang belum jalan adalah Komisi Dakwah, padahal sentral sekali,” katanya.
Tetapi dia memaklumi lembaga ini belum jalan, karena ketua yang pertama ditunjuk mengundurkan diri dan penggantinya tidak pernah datang. “Baru kita bentuk yang kelihatan sudah mempunyai semangat yang tinggi.
Ma’ruf Amin berharap, MUI bisa membangun strategi dan menyiapkan sumber daya dakwah dan koordinasi dengan sejumlah da’i dari ormas-ormas Islam. “Saya berharap dalam beberapa bulan ada even nasional untuk dakwah,” katanya.
Komisi Fatwa dalam beberapa bulan nanti sudah akan mengadakan pertemuan nasional untuk mengumpulkan para dakwah sambil meluncurkan peta dakwah supaya dakwah kita lebih fokus dan terarah.
0 Response to "Ketua Umum MUI : Masih Ada 100 Juta Umat Islam Yang tak Terurus"
Post a Comment