Jujur bunda, sebagai anak saya tulus dan ikhlas ingin membahagiakan ibu saya dan keluarga adik-adik saya di desa, karena dulu keluarga saya hidup dalam garis kemiskinan. Bagaimana ya bunda saya harus bersikap, supaya tidak menimbulkan perasaan perasaan suuzan kakak-kakak saya, jangan sampai mempunyai perasaan yang aneh-aneh terhadap ibu saya (mudah-mudahan siih tidak).
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 Response to "Khawatir dengan Perasaan Sendiri"
Post a Comment