Menolak Bertugas, 3 Pilot Militer Suriah Dieksekusi

KIBLAT.NET, Hama – Rezim Bashar Al-Asad mengeksekusi tiga pilot tempurnya karena menolak menjalankan misi penyerangan. Ketiga pilot itu menolak menjalankan tugas, setelah mendengar mujahidin Suriah memiliki senjata canggih anti pesawat.


Dilansir dari media Al-Moslim, Jumat (22/08), eksekusi itu dilakukan di bandara militer provinsi Hama. Mereka menolak melaksanakan perintah untuk membombardir pedesaan Hama utara dan pedesaan Hama Barat.


Belakangan diketahui, mereka menolak bertugas setelah insiden jatuhnya pesawat tempur Snake milik militer Suriah. Di samping itu, tersebar informasi bahwa mujahidin Suriah telah memiliki senjata anti pesawat modern sehingga membuat mereka gentar.


Portal online Siraj Pers mengatakan, para pilot itu bernama Kolonel Pilot Nawpal Dip, Brigadir Pilot Ahmad Ghanim dan Kolonel Sami Rizk.


Di sisi lain, pesawat tempur Suriah kembali melancarkan serangkaian serangan udara ke kota-kota dan desa di pedesaan Hama barat dan Utara serta ke kota Kufur Nabel di Pedesaan Idlib. Burung-burung besi itu membombardir rumah-rumah sipil sehingga menimbulkan ketakutan.


Kota Manbaj di pedesaan Aleppo juga mengalami gempuran dari jet Suriah. Banyak korban berjatuhan antara tewas dan luka-luka. Mayoritas dari mereka adalah anak-anak dan wanita.


Editor: Hunef

Sumber: almoslim.net



The post Menolak Bertugas, 3 Pilot Militer Suriah Dieksekusi appeared first on Kiblat.net.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Menolak Bertugas, 3 Pilot Militer Suriah Dieksekusi"

Post a Comment