Shoutussalam - Milisi Syiah Iraq Jaisy al Mahdi, atau yang dikenal dengan nama lain Jaisy Dajjal (Tentara Dajjal), baru-baru ini mengemis bantuan dari Amerika Serikat untuk menghadapi Mujahidin Daulah Islamiyyah yang perlahan-lahan menguasai satu per satu wilayah di Selatan Baghdad.
“Kami dulu berperang melawan Amerika saat penjajahan militer Amerika pada tahun 2004 hingga 2006, tapi sekarang, kami sangat membutuhkan bantuan dari Amerika, terutama penasehat militer,” kata Saad Thiijl, anggota Jaisy Dajjal di tengah suara letupan bom di medan pertempuran melawan Mujahidin Ahlus Sunnah, Daulah Islamiyyah di Distrik Jurf al Sakhr. Lanisr Zeenews.
Jurf al Sakhr adalah wilayah perkebunan kapas dan kelapa sawit luas di selatan Baghdad yang diairi oleh aliran sungai Sungai Efrat, tapi keindahan pemandangannya tak lepas dari pertempuran paling ganas dan mematikan di Iraq. Amerika menjulukinya dengan nama “The Triangle of Detah” atau “Segitiga Maut”, menjadi arena perang paling sulit bagi AS saat invasi militer tahun 2003.
Distrik Jurf al Sakhr juga menjadi persimpangan strategis yang menghubungkan Baghdad dengan kota Suci Syiah Karbala dan Najaf, amat berbahaya bagi kelangsungan agama syirik Rofidhoh tersebut apabila Jurf al Sakhr jatuh ke tangan Mujahidin Ahlus Sunnah. Daulah Islamiyyah juga sudah bersumpah, akan membumi hanguskan Karbala.
Milisi Syiah Iraq yang didanai oleh Iran, seperti Jaisy al Mahdi pimpinan Moqtada Sadr yang terkenal dengan fatwa kocak “Konsumsilah Narkoba jika Ingin Bertemu Imam Mahdi” dan Saraya al Salam berbulan-bulan lamanya mengalami masa-masa sulit dalam menghadapi gempuran demi gempuran Mujahidin Daulah Islamiyyah di Distrik tersebut. Terhitung sudah ratusan prajurit Syiah tewas disana.
Di tengah tekanan tak berujung kemenangan, Milisi Syiah mulai tergiur dengan bantuan serangan udara AS yang diberikan pada pasukan sekuleris Kurdistan di Iraq Utara. Mereka ingin meminta pertolongan serupa dari pesawat Amerika.
“Hanya bantuan beberapa serangan udara saja kok,” kata Hassan, salah satu Tentara Syiah dari Milisi Saraya al Salam, sembari menghisap rokok jenis slim.
“Kami tidak meninta terlalu banyak bantuan, sedikit saja..” [arkan/zeenews]
The post Milisi Syiah Iraq Mengemis Bantuan Pesawat Amerika Guna Hadapi Mujahidin Daulah Islam appeared first on Shoutussalam.
0 Response to "Milisi Syiah Iraq Mengemis Bantuan Pesawat Amerika Guna Hadapi Mujahidin Daulah Islam"
Post a Comment