Underground Tauhid–Selama beberapa dekade terakhir, Amerika Latin menjadi salah satu kekuatan dunia yang menakutkan bagi Amerika Serikat dan sekutunya. Ditambah lagi terpilihnya beberapa presiden dari kalangan sosialis yang membuat Amerika makin pusing. Sebut saja, Evo Morales, Jose Mujica, Hugo Chavez, Dilma Rousseff, dalam beberapa kesempatan nampak terang-terangan menantang negara-negara mapan.
Hari Rabu lalu dalam pertemuan dengan pimpinan negara-negara latin, Presiden Bolivia, Evo Morales, mengecam tindakan agresi Israel yang menyebabkan jatuhnya banyak korban. Bahkan dia memberi “gelar” kepada Israel sebagai negara teroris. Bolivia juga menghentikan proses visa bagi warga negara Israel yang ingin masuk ke Bolivia.
Morales, lewat pidatonya yang penuh semangat, mengatakan Israel telah menjadi teroris. “Israel tidak bisa menjamin hak hidup manusia dalam harmoni dan damai. Padahal itu yang paling dasar dari hak asasi itu sendiri”. Morales melanjutkan,”Kami akan memperlakukan warga negara Israel, seperti seorang teroris ketika mereka masuk ke negara kami.”
Bukan hanya Bolivia. Negara Amerika Latin lainnya melakukan tindakan pengecaman yang sama. Tercatat, El Savador, Chile, Ekuador, Peru dan Brazil telah menarik duta besar mereka di Israel sebagai bentuk protes. Sementara itu, Brazil, Argentina, Venezuela, Uruguay, dan Paraguay telah menghentikan pembicaraan perdagangan bebas dengan Israel.
Presiden Brazil, Dilma Roussef, mengatakan,”Brazil mengakui kedaulatan Israel tapi tidak untuk pembunuhan di Gaza”. Beberapa langkah diplomatik telah dilakukan negara tersebut, tinggal menunggu apakah Israel benar-benar terdesak oleh kecaman dunia.*[Underground Tauhid]
Red: Bey
0 Response to "Negara-Negara Amerika Latin Kompak Dukung Gaza"
Post a Comment