PM Lebanon Minta Dukungan Senjata Perancis untuk Hadapi Mujahidin

KIBLAT.NET, Arsal – Perdana Menteri Lebanon Tammam Sallam pada hari Senin(4/8) menolak mengunakan solusi politik dalam mengatasi mujahidin yang bertempur dengan tentara pemerintah di kota perbatasan Arsal.


Berbicara dalam konferensi pers setelah pertemuan kabinet darurat di ibukota Beirut, Sallam mengatakan pemerintahnya berada dalam keadaan siaga maksimum untuk membela Lebanon terhadap apa yang ia sebut sebagai “kekuatan kegelapan”.


“Lebanon menghadapi serangan sistematis dari ‘kekuatan kegelapan’ yang melanggar kedaulatan Lebanon,” katanya kepada wartawan.


Sallam mengatakan ia telah meminta pemerintah Prancis untuk memasok militer Lebanon dengan senjata, sehingga bisa menghadapi kelompok-kelompok mujahidin di Arsal yang berbatasan dengan negara tetangga Suriah.


“Tentara Lebanon mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah,” kata Sallam. “Tidak akan ada kompromi dengan ‘teroris’ dan mereka yang melanggar wilayah Lebanon,” tambahnya.


Tentara Lebanon pada hari Senin mengirim bala bantuan kepada pasukan yang sedang memerangi mujahidin di Arsal.


Arsal telah menjadi tempat bentrokan antara tentara dengan mujahidin Lebanon yang diyakini berasal dari Suriah, sejak hari Sabtu menyusul penangkapan seorang senior mujahidin berasal dari Jabhah Nusroh.


Mujahidin bernama Mahmud Jumah itu ditangkap ketika hendak berobat ke rumah sakit di Lebanon setelah terluka dalam pertempuran di wilayah Kalamoon, Suriah.


Editor: Qathrunnada


Sumber: Worldbulletin


The post PM Lebanon Minta Dukungan Senjata Perancis untuk Hadapi Mujahidin appeared first on Kiblat.net.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PM Lebanon Minta Dukungan Senjata Perancis untuk Hadapi Mujahidin"

Post a Comment