AntiLiberalNews - Muslim Rohingya terus hidup di bawah kondisi yang sangat keras dibawah penindasan rezim teroris Buddha Myanmar, dengan puluhan ribu Muslim Rohingya kini tengah menghadapi krisis makanan, air dan perawatan medis di kamp-kamp pengungsi, Press TV melaporkan pada Jum’at (8/8).
“Kami pengungsi, kami kehilangan segalanya. Mengapa pemerintah kami melakukan hal ini kepada kami? Mereka pasti benar-benar membenci kami,”seorang pria Muslim Rohingya yang tidak disebutkan namanya di kamp pengungsi mengatakan kepada Press TV.
Sebagai bagian dari sejarah panjang diskriminasi terhadap masyarakat Muslim Rohingya, rezim teroris Buddha di Naypyidaw telah membatasi akses untuk organisasi bantuan internasional yang hendak membantu Muslim Rohingya.
Sebuah rumah sakit di dekat kamp-kamp pengungsi untuk Muslim Rohingya tidak memiliki peralatan medis yang memadai. Lebih gawat lagi, disana tidak ada dokter atau perawat untuk melayani mereka.
Red : Wijat
0 Response to "Saudara Rohingya Kita Menderita Krisis Pangan, Air dan Kesehatan"
Post a Comment