AntiLiberalNews - Alhamdulillah, sebuah keluarga dari Aceh telah kembali bertemu dengan putri mereka yang tersapu oleh banjir tsunami sepuluh tahun yang lalu.
“Allah telah memberi mukjizat,” Jamaliah, ibu dari anak tersebut, mengatakan pada Jumat (9/8) seperti dilansir AFP.
“Waktu saya melihatnya, hati saya berdetak sangat cepat.”
Sepuluh tahun yang lalu, ibu berusia 42 tahun tersebut dan suaminya, Septi Rangkuti (52 tahun), lolos dari banjir tsunami dengan menggunakan papan kayu bersama dua anak bungsu mereka.
Di tengah air bah yang sangat tinggi, putri berusia empat tahun mereka Raudhatul Jannah dan kakaknya yang berusia tujuh tahun Arif Pratama Rangkuti, tidak berhasil.
Setelah mencari anak-anak mereka selama satu bulan, pasangan Septi-Jamaliah akhirnya memutuskan untuk menerima takdir bahwa dua anak mereka telah meninggal dalam bencana alam tersebut.
Kini setelah berhasil bertemu kembali dengan Raudhatul, Septi dan Jamaliah berharap suatu saat dapat bertemu dengan Arif pula.
“Kami sangat berharap dapat menemukan kakaknya,” kata Septi.
Red : Wijat
0 Response to "Setelah 10 Tahun, Keluarga yang Terpisah Akibat Tsunami Bertemu Kembali"
Post a Comment