Nasional
STAIN Pamekasan Buka Galeri Investasi Syariah
Sabtu 26 Syawal 1435 / 23 Agustus 2014 13:05
Untuk investasi di pasar modal, masyarakat di Pulau Madura sudah tidak harus datang ke Bursa Efek Indonesia (BEI) di Surabaya atau Jakarta, melainkan cukup di Kabupaten Pamekasan. Hal itu karena BEI dan PT Mandiri Sekuritas bersama Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan menandatangani kerja sama (MoU), Jumat (22/08/2014), tentang pembukaan Geleri Investasi BEI di Kampus STAIN Pamekasan.
Penandatanganan MoU itu dilakukan di Gedung Multi Center STAIN Pamekasan, Jawa Timur, antara Ketua STAIN Pamekasan Taufiqurrahman, Direktur BEI Hamdi Hassyarbaini, dan Direktur PT Mandiri Sekuritas M Yanuar Pranuradi. investasi di pasar terbuka ini berbasis Syariah.
Setelah penandatanganan MoU, dilanjutkan dengan seminar tentang kegiatan investasi di pasar modal yang dihadiri oleh seluruh mahasiswa program studi (prodi), di antaranya Prodi Ekonomi Syariah, Hukum Ekonomi Syariah, perwakilan Pemkab Pamekasan, kalangan akademis dari seluruh kampus di Madura, dan kalangan pengusaha yang tersebar di empat kabupaten di Madura.
Kepala Kantor Perwakilan BEI Surabaya Dewi Sriana Rihantyasni yang turut hadir dalam penandatanganan MoU itu mengatakan, STAIN Pamekasan yang diajak bermitra karena investasinya berbasis syariah. Sedangkan PT Mandiri Sekuritas digandeng karena sudah memiliki sistem syariah.
STAIN Pamekasan sebagai salah kampus Islam negeri mempunyai ketertarikan menjadi mitra kerja BEI, sehingga dapat dijadikan sebagai langkah mewujudkan pengembangan edukasi tentang pasar modal bagi masyarakat di Madura. Dengan adanya galeri investasi di Kampus STAIN Pamekasan, masyarakat tidak perlu datang ke Jakarta atau Surabaya untuk investasi di pasar modal.
“Dengan dimulai di STAIN Pamekasan ini nantinya diharapkan bisa menyebar ke tempat lain, selain itu untuk meningkatkan jumlah investor dari dalam negeri yang jumlahnya masih terbatas” ujar Dewi.
Menurut Dewi, memulai investasi tidak butuh biaya yang besar, cukup dimulai dari Rp 100 ribu. Jumlah tersebut sangat terjangkau untuk kalangan mahasiswa STAIN Pamekasan, apalagi bagi masyarakat umum. Sehingga, pembukaan galeri investasi di Pamekasan ini dapat membuka mata masyarakat, bahwa ada jenis investasi yang dimulai dari jumlah kecil.
“Bisa dimulai dari Rp100 ribu, karena untuk beli pulsa, handphone atau kendaraan bermotor pasti lebih dari itu. Makanya daripada uang digunakan secara konsumtif kan lebih baik untuk investasi,” jelasnya.
Manager Cabang PT Mandiri Sekuritas Surabaya Linawati mengungkapkan, peningkatan ekonomi di Madura dalam beberapa tahun terakhir cukup bagus. Pembukaan galeri investasi di STAIN Pamekasan adalah yang pertama kalinya di Madura. Hal itu dilakukan sebagai upaya edukasi tentang pasar modal bagi masyarakat.
Di tempat yang sama, Kepala Laboratorium Syariah dan Ekonomi STAIN Pamekasan Rudy Haryanto mengungkapkan, pendirian galeri investasi BEI berbasis syariah di STAIN Pamekasan salah satu motivasinya adalah untuk menambah kompetensi mahasiswa di empat prodi, di antaranya Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah.
“Ini juga melatih daya enterpreunership untuk mahasiswa agar mempunyai kemampuan berinvestasi berbasis syariah, termasuk upaya meningkatkan kemampuan mereka dalam ilmu investasi saat bekerja di sebuah perusahaan,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat umum juga dapat berinvestasi di pasar terbuka dari BEI melalui STAIN Pamekasan. Sebab, galeri investasi tersebut juga dibuka untuk masyarakat umum yang akan membeli saham perusahaan terbuka dengan sistem yang berbasis syariah. Sekaligus sebagai langkah edukatif bagi masyarakat untuk berinvestasi. [eza/NU Online/Islampos]
Terkait:
- Ekonom: Sistem Keuangan Syariah Semakin Diminati
- Kata Koalisi Soal Kabinet Jokowi
- UIN Diminta Tidak Hilangkan Sendi KeIslaman
- PBNU: Evaluasi Total Densus 88!
- Harta Insan Karimah raih gelar BPRS Terbaik
Redaktur: Azeza Ibrahim
Kategori ini berisi berita berita nasional Sumber Islampos
0 Response to "STAIN Pamekasan Buka Galeri Investasi Syariah"
Post a Comment