Tengku Shahindra untuk Al-Mustaqbal Channel
ISTANBUL, TURKI-Ketakutan rezim Saudi ternyata tidak hanya kepada Mujahidin Daulah Islam maupun lainnya, namun juga menyebar kepada pemberontak nasionalis pembebasan suriah, atau lebih dikenal sebagai FSA (Free Syrian Army). Salah satu komandan pemberontak Oposisi Suriah yang berniat menjalankan ibadah Haji, Kolonel Afif Suleiman dideportasi ke Istanbul, setelah ditahan sehari di Jeddah. Demikian dilaporkan harian Zaman Al Wasl, 27 September 2014.
Komandan pemberontak oposisi Suriah itu, Kolonel Afif Suleiman, menyebutkan bahwa dia memperoleh Visa dari Konsulat Saudi di Istanbul, dan segala urusan perijinan telah lengkap. Namun petugas keamanan rezim Saudi di bandara telah menolaknya untuk memasuki negara tersebut.
Suleiman telah menceritakan bagaimana seorang komandan pemberontak memiliki paspor, yaitu dari Departemen penerbitan di Aleppo yang masih berada di bawah kendali rezim Suriah. Atas perlakuan semena-mena petugas keamanan Rezim Saudi, Suleiman mengutuk prosedur sewenang-wenang yang diterimanya.
Kolonel Afif Suleiman adalah Komandan militer pemberontak FSA di wilayah Idlib, Aleppo. FSA merupakan sayap militer dari kelompok oposisi moderat di wilayah Suriah, yang berupaya untuk menjatuhkan Rezim Asad sekaligus juga berseberangan dan menolak berdirinya IS (Islamic state atau Daulah Islam). Dengan banyaknya wilayah yang dulu dikuasai FSA, namun kini telah dibebaskan oleh mujahidin IS, menimbulkan kesangsian bagi para aliansi negara barat maupun rezim arab yang selama ini mempersenjatai FSA akan keefektifan kelompok tersebut dalam melawan Rezim termasuk juga menyerang mujahidin IS.
Sumber : Zamanalwsl. DIkutip dari laman ; http://ift.tt/YuEt5v
0 Response to "Bahkan Komandan FSA Pun Dilarang Haji Oleh Rezim Saudi"
Post a Comment