AntiLiberalNews - Bangsawan Inggris Christopher Monckton, mantan penasihat mendiang Perdana Menteri Margaret Thatcher, telah mendesak pemerintahan Inggris untuk melarang kitab suci Al-Qur’an serta membacanya dengan dilafalkan.
“Hampir semua tindakan terorisme yang dilakukan di seluruh dunia dalam seperempat terakhir abad dilakukan oleh umat Islam atas nama Allah,” klaim Brenchley secara seubyektif dalam kolomnya terbaru untuk situs World Net Daily pada Rabu (17/9).
“Orang tidak perlu melihat lebih jauh dari buku suci mereka (Al-Qur’an milik umat Islam, -red.).
“Otoritas publik Craven (sebuah distrik di kota Yorkshire Utara, -red.) telah gagal untuk bertindak melawan peredaran (Al-Qur’an) dalam bentuk yang sekarang karena mereka takut akan reaksi kekerasan (dari umat Islam Inggris),” tambahnya.
Red : wijat
0 Response to "Biadab, Bangsawan Inggris Serukan Larangan Qur’an"
Post a Comment