BANDUNG, Muslimdaily.net – Potensi masyarakat dipadu dengan perkembangan ilmu pengetahuan menjadi dua elemen penting dalam Program Rumah Makmur BAZNAS, sebuah program pemberdayaan ekonomi berbasis dana zakat. Salah satunya berupa budidaya lele dengan menggunakan teknologi bioflock yang dilakukan oleh Yayasan As Sunah di Desa Kaceot, Kecamatan Tunggakjati, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Seperti dikutip dilaman baznas.
Program ini terlaksana berkat kerjasama BAZNAS dengan PT Artajasa Pembayaran Elektronis (ARTAJASA). Para karyawan perusahaan terkemuka di Indonesia yang bergerak di bidang jasa layanan transaksi elektronis tersebut memilih mustahik di Desa Kaceot sebagai penerima zakat yang mereka tunaikan melalui BAZNAS. Melalui program ini, Artajasa juga turut ingin mewujudkan Gerakan Sejuta Berdaya bersama BAZNAS.
Program budidaya lele dengan teknologi bioflock diluncurkan pada Sabtu (30/8), dihadiri oleh Manajer Finance sekaligus Ketua Kerohanian Islam (Rohis) Artajasa, Irwan Subik, beserta beberapa karyawan Artajasa dan tim program pemberdayaan BAZNAS.
Peluncuran kegiatan ditandai dengan penebaran benih, simulasi pemberian pakan dan simulasi panen lele.
Sebelumnya, BAZNAS dan Artajasa telah bekerjasama dalam program penyaluran zakat di bidang pendidikan dan kesehatan di beberapa lokasi lain, termasuk di Desa Kaceot ini.
0 Response to "Budidaya Lele Dengan Teknologi Bioflock Berdayakan Ekonomi Umat"
Post a Comment