Bandung (SI Online) - Lepas maghrib, usai mendaras Alquran, Fahmi tenggelam di dapur. Mengadon tepung, mengiris dan memasukkan bawang, kol, wortel, dan bumbu ke adonan, lalu sreng...sreng. Jadilah bakwan atau balabala, yang siap dihidangkan untuk diserbu para santri yang datang untuk mengaji.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 Response to "Fahmi Bukan Tukang Gorengan Biasa"
Post a Comment