KIBLAT.NET, Teheran – Pemimpin tertinggi Syiah Iran Ayatullah Ali Khamenei menolak bekerja sama dengan Amerika Serikat, untuk memerangi pejuang Daulah Islamiyah (IS/ISIS). Khamenei menyebut pengumuman koalisi bentukan Amerika Serikat tersebut tidak masuk akal dan tidak jelas.
Komentar Khamenei pada Senin (15/09) tersebut muncul bersamaan dengan digelarnya konferensi internasional mengenai Irak di Paris. Dua puluh sembilan negara diundang ke ibukota Prancis, untuk menyepakati cara-cara yang ditempuh untuk melawan ISIS.
Iran yang merupakan sekutu rezim Bashar Assad di Suriah tidak diundang dalam pertemuan tersebut. Teheran menanggapinya dengan menyatakan tidak ingin berpartisipasi di dalamnya.
Khamenei hari ini diwawancarai jaringan TV pemerintah Iran, setelah meninggalkan rumah sakit pasca operasi prostat. Dia mengaku senang mendengarkan klaim Amerika Serikat tentang cara melawan ISIS, saat dia dirawat di rumah sakit.
Dia berkomentar enteng terkait pernyataan Menteri Luar Negeri Amerika John Kerry, bahwa Amerika Serikat tidak akan melibatkan Iran dalam koalisi ISIS. “Amerika Serikat dan sekutunya sebelumnya telah membentuk koalisi seperti itu terhadap Suriah, tetapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa,” kata Khamenei.
Dia mengklaim tujuan Amerika adalah akan mengubah Irak dan Suriah seperti Pakistan, “di mana mereka mengganggu wilayah negara itu tanpa izin apapun, meskipun ada tentara yang kuat dan pemerintahan yang berdaulat.”
“AS harus tahu bahwa mereka sekali lagi akan menghadapi masalah yang sama dengan cara mereka 10 tahun yang lalu di Irak, jika mereka mengambil langkah seperti itu,” tambahnya.
Amerika Serikat pada 6 September lalu mengumumkan bahwa pihaknya tidak akan berkoordinasi dengan Iran, dalam aksi militer atau berbagi tindakan intelijen untuk melawan ISIS.
Editor : Imam S.
Sumber : Anadolu
The post Khamenei : Koalisi Bentukan AS Tidak Masuk Akal appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "Khamenei : Koalisi Bentukan AS Tidak Masuk Akal"
Post a Comment